Auditorium Muhammad Djazman nampak sangat berbeda dengan riuh dan ramainya mahasiswa pada Jumat 20 Oktober 2017. Hal tersebut dikarenakan adanya perhelatan Festival Film Dokumenter Magang Terintegrasi KKN Dik yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Festival dibuka langsung oleh Rektor UMS, Dr. Sofyan Anif, M.Si. Beliau memberikan apresiasi positif terhadap acara ini. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memiliki visi membangun umat yang beradab berdasarkan islam berkemajuan, termasuk menginspirasi melalui penayangan film dokumenter yang dihasilkan langsung oleh mahasiswa.
Selain itu Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum, turut serta berpesan untuk selalu meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan dan berperan aktif dengan menghasilkan capaian dan luaran yang menginspirasi dan bermanfaat. Beliau juga mengungkapkan akan mengagendakan festival tersebut secara reguler sekaligus mengembangkan hingga daerah Papua. Mahasiswa berhasil mengembangkan sebuah karya dokumenter dengan sinematografi yang sudah cukup baik dan didukung oleh storyline yang sangat rapi.

Total film yang mengikuti festival ini ialah sejumlah 7 film yang berasal dari program magang terintegrasi di sejumlah wilayah, antara lain Bangka Belitung, Pontianak, Medan, Mataram-Lombok, Malaysia, Suksassart dan Khon Kaen University (Thailand), demikian paparan Wakil Dekan III FKIP Dr. Djalal Fuadi, M.M. yang sekaligus bertindak sebagai dewan juri.
Selanjutnya festival diisi dengan sesi coaching pengintegrasian laporan magang dalam format PKM-AI dan PKMM yang dijelaskan oleh Endang Setyaningsih, M.Si. dan Laili Etika Rahmawati, M.Pd.
Acara tersebut diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan hadiah untuk para pemenang film. Adapun sebagai juara pertama adalah film dari Bangka Belitung, kedua film dari Mataram Lombok, dan ketiga adalah film dari Thailand.