GO MASTA Fakultaria FKIP UMS: Langkah Awal Mahasiswa Baru Menjadi Generasi Pendidik Visioner

SURAKARTA — Semangat mahasiswa baru memenuhi suasana Halaman Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Senin (7/9), kegiatan GO MASTA Fakultaria FKIP UMS menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat kehidupan kampus, organisasi, sekaligus nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan tinggi.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Suasana kemudian semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Sang Surya dan Totalitas Perjuangan. Tiga lagu tersebut menjadi pembuka yang merefleksikan semangat kebangsaan, nilai Muhammadiyah, dan perjuangan mahasiswa dalam menapaki dunia perguruan tinggi.

Ketua POMB FKIP UMS, Karunia Aditiya, dalam sambutannya menyambut hangat kehadiran mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar FKIP UMS. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak menjadikan perkuliahan sekadar rutinitas akademik, tetapi sebagai ruang untuk bertumbuh dan menemukan potensi diri.

“Jangan takut untuk mencoba, jangan takut untuk gagal, dan jangan ragu untuk mengambil kesempatan yang ada. Jadikan masa mahasiswa sebagai ruang untuk belajar, berkembang, membangun relasi, dan menemukan versi terbaik dari diri teman-teman,” ujarnya.

Pesan senada disampaikan Ketua Umum DPM FKIP UMS, Abdurrohman Umar Sholeh. Ia mengingatkan mahasiswa baru bahwa status sebagai mahasiswa membawa tanggung jawab sekaligus kesempatan yang besar.

“Ambil benefit sebagai mahasiswa. Bangun tanggung jawab, integritas, dan moral. Teman-teman sedang membuka lembaran baru, carilah hal-hal baru dan pengalaman baru. Bergeraklah menjadi mahasiswa. Jangan hanya menjadi mahasiswa ‘kupu-kupu’—kuliah pulang, kuliah pulang,” pesannya.

Sementara itu, Gubernur Mahasiswa FKIP UMS, Annisa Qonita Istiqomah, mengajak mahasiswa baru untuk menikmati setiap proses yang akan mereka jalani.

Menurutnya, menjadi mahasiswa merupakan kesempatan yang tidak dimiliki oleh semua orang. Karena itu, setiap proses selama berada di perguruan tinggi perlu dijalani dengan penuh kesadaran dan rasa syukur.

“Nikmati prosesnya. Tidak semua orang memiliki privilege untuk menjadi mahasiswa. Jadi, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Jangan hanya mengejar hasil, tetapi nikmati setiap pengalaman, pertemanan, tantangan, dan proses yang akan membentuk diri kalian,” tuturnya.

Setelah rangkaian sambutan, mahasiswa baru diperkenalkan dengan ketua-ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP).

Suasana semakin hangat ketika Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., hadir memberikan sambutan sekaligus memperkenalkan jajaran Wakil Dekan I hingga IV kepada mahasiswa baru.

Dalam pesannya, Prof. Dr. Anam Sutopo mengajak mahasiswa untuk menjadikan FKIP UMS sebagai ruang tumbuh yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkompeten, tetapi juga calon pendidik yang memiliki karakter dan visi masa depan.

“Jadilah mahasiswa yang luar biasa, berakar pada nilai, bertumbuh menjadi pendidik visioner, dan berwawasan global,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi fondasi penting bagi mahasiswa baru FKIP UMS. Sebagai calon pendidik, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kemampuan beradaptasi, serta pandangan yang luas terhadap perkembangan dunia.

Pelepasan balon dan 2 merpati putih menjadi simbol dimulainya perjalanan baru mahasiswa FKIP UMS. Bersama harapan yang diterbangkan ke angkasa, mereka melangkah meninggalkan keraguan, mengejar cita-cita, dan menjemput masa depan.

Hari ini mungkin adalah awal yang sederhana, tetapi kelak akan menjadi bagian dari cerita besar perjalanan mereka.

Rangkaian GO MASTA Fakultaria FKIP di Halaman Gedung Induk Siti Walidah ditutup dengan penyematan co-card kepada mahasiswa baru. Penyematan tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar FKIP UMS.

Dari FKIP UMS, langkah pertama telah dimulai. Kini, saatnya mahasiswa baru menulis cerita mereka sendiri.

“Berakar pada nilai, bergerak dengan integritas, dan bertumbuh menjadi pendidik visioner yang siap menghadapi dunia.”