
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar acara akbar “Yudisium Pengukuhan dan Sumpah Profesi Guru” di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS, pada Sabtu, 27 Januari 2024. Hadir pada acara ini Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta dan jajarannya, Dekanat FKIP UMS, Kaprodi, dosen, tenaga kependidikan, para aktivis FKIP UMS, guru pamong, dan para lulusan PPG FKIP UMS.
Menurut Prof. Dr. Sutama, M.Pd dalam laporannya menyatakan bahwa peserta yang yudisium hari ini sebanyak 1.637 lulusan. Peserta ini meliputi lulusan PPG dalam Jabatan tahun 2023 (lulus 95%), lulusan PPG Prajabatan 1 tahun 2022 (lulus 100%), dan lulusan PPG Prajabatan 2 tahun 2022 (lulus 99%). Lulusan yang hadir secara luring sebanyak 1.051 peserta, sedangkan yang lain mengikuti kegiatan ini secara daring.
Selanjutnya, Dekan FKIP UMS ini berharap para lulusan untuk segera bertransformasi menjadi guru yang profesional untuk memajukan Indonesia. Bekal yang sudah didapat di kampus harus segera diimplementasikan secara berkolaborasi dengan berbagai pihak. Para lulusan diharapkan dapat selalu menjunjung tinggi almamater FKIP UMS.
Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. dalam sambutannya menyatakan bahwa guru yang lulus PPG adalah guru yang memiliki peran penting dalam pendidikan secara nasional. Sebanyak 49 % lulusan PPG UMS ini telah diterima sebagai guru P3K. Kelulusan rekrutmen guru P3K, menunjukkan bahwa bangsa kita semakin sungguh-sungguh dalam meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dalam menyongsong Indonesia Emas yang akan dimulai tahun 2045.
Menurutnya, sebagai lulusan UMS harap bersyukur terhadap nikmat Allah, tetapi syukur dalam pengertian yang benar yaitu memanfaatkan nikmat Allah yang telah kita terima untuk diaplikasikan dalam beribadah kepada Allah. Begitu pula, lulusan harus menjaga nama baik dan membesarkan UMS dengan menjadi guru yang profesional yang berprestasi.
Acara dimeriahkan dengan hadirnya motivator pendidikan, Dr. Hendi Pratama, S.Pd., M.A. dari Universitas Negeri Semarang. “Siapkah Anda Mengajar Gen Z dan Alpha?, itulah pertanyaan pertama dari sang motivator yang disambut meriah oleh para peserta. Generasi zen atau generasi alpha disebut sebagai generasi strawberry artinya generasi yang bersifat lunak, tetapi memiliki kelebihan. Oleh karena itu, guru harus bisa mengolah kelebihan-kelebihan generasi ini sehingga menjadi generasi yang terbaik.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Sumpah Profesi yang dipandu oleh Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. selaku Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sumpah Guru Indonesia meliputi sembilan butir dibacakan dengan jelas dan diikuti oleh seluruh peserta.
Acara dimeriahkan oleh Voca Al Kindi, Pencak Silat. Tapak Suci, dan hiburan tari (Kontributor: Main Sufanti).
***
