Selasa, 1 Oktober 2024 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti program SEA-Teacher Project (Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia). Program ini bertujuan memberikan pengalaman mengajar lintas negara kepada mahasiswa calon guru.
Sebanyak 15 mahasiswa dari berbagai program studi FKIP UMS diberangkatkan ke Filipina untuk mengikuti program pengajaran di tiga universitas mitra, yaitu:
-
Cavite State University
-
Mariano Marcos State University
-
University of the Northern Philippines
Pemberangkatan mahasiswa dilakukan dengan pendampingan langsung dari pimpinan FKIP UMS, yaitu:
-
Mauly Halwat Hikmat, Ph.D. (Wakil Dekan I FKIP UMS)
-
Dr. Murfiah Dewi Wulandari, S.Psi., M.Psi. (Wakil Dekan II FKIP UMS)
-
Ratih Puspita Dewi, S.Pd., M.Pd. (Dosen pendamping program SEA-Teacher)
Dalam sambutannya, Mauly Halwat Hikmat, Ph.D., menyampaikan bahwa program SEA-Teacher menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan mengajar dalam lingkungan multikultural, sekaligus meningkatkan jejaring internasional UMS dengan universitas mitra di kawasan ASEAN.
“Program ini bukan hanya tentang mengajar, tapi juga belajar budaya, beradaptasi, dan menunjukkan identitas sebagai guru muda dari Indonesia. Kami berharap para mahasiswa mampu menjadi duta pendidikan dan budaya selama menjalani program ini di Filipina,” ujarnya sebelum keberangkatan.
Program SEA-Teacher ini merupakan kerja sama strategis yang diinisiasi oleh SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) dan diikuti oleh sejumlah universitas pendidikan di Asia Tenggara. Para mahasiswa akan menjalani praktik mengajar, observasi kelas, serta kegiatan budaya di sekolah-sekolah mitra.
