Penyerahan Terpusat Mahasiswa KKN-DIK (Kuliah Kerja Nyata Pendidikan) FKIP UMS 2025 di Kabupaten Blora

Blora, 21 Januari 2025 – Sebanyak 148 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti acara penyerahan terpusat Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) 2025 di Kabupaten Blora. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting di Rumah Dinas Bupati Blora.

Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Blora, Muh. Saiffudin, S.Pd.I, M.Pd.I, yang menyampaikan rasa bangganya atas sinergi antara UMS dan Muhammadiyah dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. “Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS yang akan membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan kehidupan sosial di Blora. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa,” ujar beliau.

Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Sofyan Anif, M.Si., turut memberikan sambutan inspiratif. Beliau menyampaikan bahwa UMS terus berkomitmen menjadi universitas berdaya saing global. “UMS saat ini sudah menapaki langkah besar menuju universitas bertaraf internasional dengan capaian peringkat dunia. Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat lokal, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional,” ungkap Prof. Sofyan Anif.

Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setuowati, ST., MM., juga memberikan sambutan penuh apresiasi. Beliau mengungkapkan rasa terima kasih kepada UMS atas kontribusinya di Kabupaten Blora melalui program KKN-DIK ini. “Mahasiswa UMS diharapkan mampu berinovasi dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan masyarakat Blora, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Kami akan mendukung penuh kegiatan ini demi keberhasilan bersama,” ujar Tri Yuli Setuowati.

Setelah prosesi penyerahan, mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS akan ditempatkan di berbagai kecamatan di Kabupaten Blora untuk melaksanakan program-program unggulan, seperti pengabdian di sekolah-sekolah, pelatihan teknologi, dan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. Dengan semangat pengabdian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat setempat.