Mahasiswa SEA Teacher dari Capiz State University Philippines Ikuti Praktik Mengajar di Sekolah Mitra FKIP UMS

Surakarta – FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah dalam program SEA Teacher, sebuah program pertukaran mahasiswa praktik mengajar se-Asia Tenggara. Pada periode ini, FKIP UMS menerima tiga mahasiswa dari Capiz State University, Philippines, yang akan melaksanakan praktik mengajar di sekolah mitra selama kurang lebih empat minggu.

Tiga mahasiswa tersebut adalah Jane Emerald Barrera, Nomer Jr. Narciso, dan Mariela Jarce Compuesto. Mereka akan menjalani praktik mengajar di SMP Muhammadiyah 5 Kerten, Surakarta, hingga 24 Februari 2025. Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman mengajar lintas budaya bagi mahasiswa, memperluas wawasan mereka dalam sistem pendidikan, serta mempererat hubungan antara institusi pendidikan di kawasan Asia Tenggara.

Wakil Dekan 1 FKIP UMS, Mauly Halwat Hikmat, Ph.D., menyambut baik kehadiran mahasiswa SEA Teacher ini dan berharap mereka dapat mengambil pengalaman berharga selama berada di Indonesia. “Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari program ini dan berharap para mahasiswa dapat belajar banyak serta berbagi ilmu dengan guru dan siswa di sekolah mitra kami,” ujar Mauly Halwat Hikmat, Ph.D.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 5 Kerten menyampaikan bahwa program ini memberikan manfaat besar bagi sekolah, terutama dalam meningkatkan pengalaman siswa dalam berinteraksi dengan guru dari luar negeri. “Kami berharap siswa kami mendapatkan wawasan baru dalam pembelajaran, terutama dalam hal komunikasi dan metode pengajaran yang diterapkan oleh mahasiswa dari Filipina,” tuturnya.

Dengan adanya program SEA Teacher ini, FKIP UMS terus berkomitmen dalam memperkuat jejaring kerja sama internasional serta meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan berbagai universitas di Asia Tenggara. Diharapkan, pengalaman yang diperoleh mahasiswa peserta program ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan di masing-masing negara.