Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) secara resmi melepas mahasiswa peserta KKN-Dik Reguler, Luar Jawa, dan Luar Negeri Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan pelepasan ini menjadi momentum penguatan komitmen pengabdian mahasiswa FKIP UMS kepada masyarakat berbasis nilai humanisasi, liberasi dan transendensi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan Badan Pembina Harian (BPH) UMS, Drs. Dahlan Rais, M.Hum.; Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum.; Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta–Inovasi, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D.; Wakil Rektor III Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan, Pengkaderan, dan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta, Dr. Mutoharun Jinan, M.Ag.; Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., beserta jajaran Wakil Dekan FKIP I, II, III, dan IV; tenaga kependidikan FKIP UMS; seluruh Kaprodi di lingkup FKIP UMS; serta seluruh mahasiswa peserta KKN-Dik FKIP UMS.

Dalam sambutannya, Rektor UMS menekankan pentingnya menjaga etika, sikap, dan perilaku sesuai tuntunan kehidupan warga Muhammadiyah. Ia mengingatkan agar mahasiswa memberikan performa terbaik dalam melaksanakan program kerja di lokasi KKN-Dik masing-masing dengan mengedepankan ketepatgunaan program sesuai keahlian program studi. “Prinsip service learning yang transenden harus menjadi landasan, yakni mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pelayanan nyata kepada masyarakat dengan nilai-nilai ketepatgunaan, kesesuaian selaras denga apa yang dituntunkan oleh Al-Islam dan sunnah,” tegasnya. Prof. Harun mencontohkan integrasi keilmuan tersebut, seperti misalnya mahasiswa Pendidikan Matematika dengan penguatan calistung pembelajaran Matematika terpadu, Pendidikan Jasmani dengan kampanye hidup sehat jasmani dan rohani, serta program relevan lain sesuai kebutuhan masyarakat dari prodi masing-masing.
Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menegaskan identitas mahasiswa FKIP yang berpegang pada tagline Cakap, Hebat, dan Islami. Menurutnya, mahasiswa harus cakap menjalankan seluruh penugasan, hebat dalam memecahkan masalah di lapangan, serta konsisten menjaga nilai-nilai keislaman sesuai Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. “Sikap, tutur kata, dan kesantunan menjadi cermin kualitas lulusan FKIP UMS di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan BPH UMS, Drs. Dahlan Rais, M.Hum., berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga sifat dan sikap sesuai tuntunan Al-Islam dan Hadis, memelihara nama baik almamater yakni universitas, fakultas, hingga program studi serta membangun relasi yang santun dan harmonis dengan masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan pelepasan ditutup dengan penyerahan jas almamater UMS secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa KKN-Dik Reguler, Luar Jawa, dan Luar Negeri oleh Drs. Dahlan Rais, M.Hum.; Prof. Ihwan Susila, Ph.D.; dan Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum. Prosesi ini menandai dimulainya pengabdian mahasiswa FKIP UMS sebagai duta kampus yang siap mengabdi, berinovasi, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah, baik nasional maupun internasional.
