Surakarta, 2 September 2025 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukuhkan langkahnya dalam membangun atmosfer akademik berkelas internasional. Melalui Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP UMS menghadirkan kuliah tamu bersama pakar manajemen risiko bencana dari Kochi University, Jepang, yakni Prof. Jun Sakamoto.
Kuliah tamu yang berlangsung pada Selasa (2/9) ini mengangkat tema “Challenging Regional Disaster Risk Management through Digital Transformation”. Topik tersebut menyoroti bagaimana teknologi digital menjadi solusi penting dalam upaya mitigasi dan pengelolaan risiko bencana di era modern.
Kolaborasi Akademik Lintas Negara
Dekan FKIP UMS, Prof. Anam Sutopo, M.Sc, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran Prof. Sakamoto bukan sekadar forum akademik, tetapi juga jembatan awal menuju kerja sama yang lebih luas.
“Kami berharap kegiatan ini membuka jalan bagi riset bersama, publikasi internasional, pertukaran mahasiswa, hingga program pengabdian masyarakat yang bersifat kolaboratif. Sinergi UMS dan Kochi University akan membawa manfaat besar, baik secara akademis maupun sosial,” ungkapnya.
Sementara itu, Kaprodi Pendidikan Geografi, Dr. Puspita Indra Wardhani, S.Pd., M.Sc, menambahkan bahwa kuliah tamu ini berlanjut dalam bentuk kuliah rekognisi daring bersama Prof. Sakamoto. Fokus utamanya tetap pada isu Regional Disaster Management, yang semakin relevan dengan kebutuhan global saat ini.
Antusiasme Mahasiswa dan Dosen
Kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi. Diskusi interaktif yang terjalin menunjukkan minat mahasiswa maupun dosen untuk memperdalam pemahaman terkait kebencanaan, khususnya dalam bingkai transformasi digital.
Suasana kuliah tamu terasa hidup, dengan pertukaran gagasan yang tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga memberikan inspirasi konkret tentang peran ilmu geografi dalam menjawab tantangan dunia nyata.
Komitmen FKIP UMS
Melalui kuliah tamu internasional ini, FKIP UMS menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan akademisi dan praktisi kelas dunia ke dalam ruang belajar. Tidak hanya untuk memperkaya materi perkuliahan, tetapi juga sebagai wujud nyata upaya FKIP dalam mendukung visi internasionalisasi UMS di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.


