Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta menerima kunjungan koordinasi dan pengembangan penerjemahan serta kebahasaan dari pejabat dan pegawai Asisten Deputi Naskah dan Penerjemahan, Deputi Bidang Persidangan Kabinet, Sekretariat Dukungan Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 18 November 2025.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda resmi terkait penguatan program penerjemahan, pengembangan kompetensi kebahasaan, serta penjajakan kerja sama antara instansi pemerintah pusat dengan institusi pendidikan tinggi. Adapun pejabat yang hadir dalam rombongan meliputi:
- Muhammad Ersan Pamungkas, S.S., M.M., Penerjemah Ahli Madya
- Agung Prasetya, S.Kom., Arsiparis Ahli Pertama
- Riki Rubianto, S.Sos., Arsiparis Ahli Pertama
- Dwi Yuli Yanto, S.Kom., Penata Layanan Operasional
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Muhammad Ersan Pamungkas menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program campus visit yang diprakarsai oleh Asisten Deputi Naskah dan Penerjemahan. Program tersebut bertujuan untuk memperkuat jejaring dengan akademisi sekaligus memperoleh masukan strategis bagi pengembangan sistem penerjemahan pemerintah. Ia menyatakan, “Program campus visit ini kami lakukan untuk menerima masukan dari akademisi terkait pengembangan program penerjemahan pemerintah. Selain itu, kami juga ingin mendapatkan informasi mengenai program pengajaran terjemahan yang diselenggarakan di perguruan tinggi.”

FKIP UMS menyambut baik inisiatif tersebut. Wakil Dekan I, Dr. Miftakhul Huda, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan komitmen fakultas untuk membuka peluang kolaborasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas akademik maupun kontribusi kelembagaan. Beliau menyampaikan, “FKIP UMS dan Kementerian Sekretariat Negara memiliki potensi kerja sama yang dapat mendukung akademik, riset, dan pengabdian. Di antaranya adalah program magang bagi mahasiswa tingkat akhir atau alumni, peluang praktisi mengajar dari Asisten Deputi Naskah dan Penerjemahan, serta kerja sama riset di bidang penerjemahan dan kebahasaan.”
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya sinergi antara FKIP UMS dan Kementerian Sekretariat Negara RI, khususnya dalam mengembangkan kompetensi penerjemahan, kebahasaan, dan profesionalisme mahasiswa. Dengan adanya koordinasi ini, FKIP UMS semakin mengokohkan peran sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan keilmuan di tingkat nasional.
