Mahasiswi Penjas FKIP UMS Raih Prestasi Nasional pada Panahan, Anggar, dan PON Beladiri

Surakarta — Mahasiswi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) lagi – lagi menorehkan prestasi di tingkat nasional pada Oktober 2025. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen FKIP UMS dalam mencetak generasi atlet mahasiswa yang tidak hanya unggul secara fisik dan teknik, tetapi juga berkarakter kuat serta berintegritas akademik tinggi. Deretan prestasi dari cabang olahraga panahan, anggar, hingga bela diri tersebut semakin menegaskan keberhasilan sistem pembinaan olahraga yang terintegrasi di lingkungan kampus dan dukungan berkelanjutan dari tingkat provinsi.

Hanun Nailal Husna, mahasiswi Semester 1 Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS, tampil luar biasa pada ajang WSS Kejuaraan Nasional Panahan Umum yang digelar di Denpasar, Bali, pada 15–25 Oktober 2025. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Hanun menunjukkan konsistensi dan ketangguhan dengan meraih Juara 1 total kualifikasi individu compound putri sekaligus mengukuhkan diri sebagai Juara 1 eliminasi individu compound putri. Tak berhenti di situ, ia turut mempersembahkan Juara 2 eliminasi beregu compound putri dan Juara 3 eliminasi mixteam compound. Ini menegaskan kiprahnya sebagai atlet muda potensial yang mampu bersaing di level nasional. Dominasi Hanun di sektor compound putri menjadi bukti kesiapan dan kualitas kompetitifnya untuk melangkah lebih jauh dalam agenda olahraga mahasiswa maupun mewakili provinsi di masa mendatang.

Pada ajang bergengsi lainnya, Tasya Allisya Sukarno Putri, mahasiswi Semester 3 FKIP UMS, berhasil menunjukkan performa impresif dalam Kejuaraan Nasional Anggar yang diselenggarakan di Aceh pada 26 September – 6 Oktober 2025. Bertanding membela kontingen Jawa Tengah bersama para atlet unggulan dari wilayah Solo dan sekitarnya, Tasya tampil konsisten dan penuh strategi hingga sukses meraih medali perak pada nomor floret putri individu junior, serta dua medali perunggu di nomor floret putri senior dan floret beregu. Kontribusinya yang signifikan ini turut mengangkat posisi Jawa Tengah dalam klasemen nasional, sekaligus menegaskan perannya sebagai salah satu atlet muda potensial yang memperkuat kiprah tim anggar daerah di kancah nasional.


Sementara itu, Kirana Tias Savira, mahasiswi Semester 3 FKIP UMS, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas pada nomor tanding kelas E putri dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri yang berlangsung di Kudus pada 11–26 Oktober 2025. Keberhasilan Kirana menjadi bukti nyata ketangguhan teknik, strategi, dan ketahanan mentalnya di level nasional. Raihan emas tersebut tidak hanya menjadi puncak pencapaian pribadi, tetapi juga mencerminkan keberhasilan pembinaan olahraga bela diri di FKIP UMS, yang secara konsisten melahirkan atlet-atlet berprestasi dan berdaya saing tinggi di tingkat provinsi maupun nasional.

Rangkaian prestasi tersebut mencerminkan adanya sinergi yang kuat antara pembinaan olahraga di lingkungan perguruan tinggi dan dukungan struktural dari pemerintah provinsi. Mahasiswa dan mahasiswi FKIP UMS terbukti mampu menjaga keseimbangan antara tanggung jawab akademik dan tuntutan kompetisi tingkat nasional. Prestasi mahasiswa – mahasiswi FKIP UMS menunjukkan proses pembinaan yang berkesinambungan melalui kolaborasi antara pelatih, dukungan fasilitas latihan, serta kemampuan manajemen waktu yang baik antara studi dan latihan.

Lebih dari sekadar kemenangan di arena olahraga, capaian ini menjadi simbol keberhasilan FKIP UMS dalam menumbuhkan karakter unggul mahasiswa yang tangguh, disiplin, dan berdaya saing global. Dengan semangat sportivitas dan komitmen yang terus dipupuk, diharapkan prestasi para atlet muda FKIP UMS dapat menginspirasi generasi berikutnya untuk terus berjuang membawa nama baik institusi ke tingkat yang lebih tinggi, baik di kancah nasional maupun internasional.