Jumat 03 September 2021, Survey yang diadakan dengan responden mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait dengan tingkat kepuasan dan kepentingan memeroleh hasil yang cukup memuaskan. Pertanyaan mengenai kepentingan dan kepuasan terdiri dari 14 buah. Hasil chart tersebut dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1

Penjabaran dari Gambar 1 tersebut sebagai berikut. Pernyataan pertama mengenai penilaian mahasiswa terhadap kecukupan, aksesibilitas, kualitas sarana dan prasrana untuk pembelajaran, hasil yang diperoleh untuk kepentingan adalah 4.26 dan kepuasan sebesar 3.67. Pernyataan kedua mengenai kemampuan dosen, tenaga kependidikan dan pengelola dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa memeroleh skor 4.31 untuk kepentingan dan skor 3.85 untuk kepuasan. Pernyataan ketiga tentang kemauan dosen, tenaga kependidikan dan pengelola dalam membantu mahasiswa memberikan pelayanan dengan cepat berhasil memeroleh skor 4.29 untuk kepentingan dan 3.77 untuk kepuasan. Pernyataan keempat tentang kemampuan dosen, tenaga kependidikan dan pengelola untuk memberikan keyakinan kepada mahasiswa bahwa pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan ketentuan, memeroleh skor 4.24 untuk kepentingan dan 3.80 untuk kepuasan. Pernyataan kelima tentang kesediaan dosen, tenaga kependidikan dan pengelola untuk memberi perhatian kepada mahasiswa memeroleh skor 4.28 (kepentingan) dan 3.80 (kepuasan).

Pernyataan keenam sampai dengan empat belas akan dijabarkan secara berurutan. Mutu dan kuantitas interaksi dosen dengan mahasiswa dalam bentuk seminar, kuliah, penelitian, pengabdian masyarakat dan kegiatan UKM telah sesuai dengan suasana akademik yang kondusif berhasil memeroleh skor 4.24 untuk kepentingan dan 3.88 untuk kepuasan. Proses pembelajaran mata kuliah yang dilakukan dosen bersifat interaktif, mengutamakan kreativitas serta sesuai dengan tuntutan bidang keilmuan yang diambil memeroleh skor 4.30 dan 3.89. Dosen melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode dan ilustrasi yang mudah dipahami dengan memanfaatkan lingkungan sekitar serta materi dan pustaka pendukung yang mudah diakses berhasil memeroleh skor 4.31 dan 3.81 untuk tingkat kepuasan. Pernyataan mengenai dosen melakukan pembelajaran sesuai dengan Rancangan Pembelajaran Semester dan kesepakatan mahasiswa berhasil memeroleh skor 4.34 dan 3.97. Selanjutnya, Dosen menggunakan hasil PKM dalam pembelajaran mata kuliah memeroleh skor 4.02 untuk kepentingan dan 3.72 untuk tingkat kepuasan. Bentuk pembelajaran yang digunakan dosen sesuai dengan konteks mata kuliah dan membantu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi memeroleh skor untuk tingkat kepentingan dan kepuasan masing-masing 4.29 dan 3.92. Dosen melakukan penilaian pembelajaran secara objektif, transparan, sesuai kriteri dan prosedur, sesuai dengan rencana pembelajaran yang disepakati di awal perkuliahan dan memberikan hak banding bagi mahasiswa yang kurang puas terhadap nilai yang didapatkan memeroleh skor untuk tingkat kepentingan sebesar 4.32 dan untuk tingkat kepuasan 3.89. Sistem informasi penilaian pembelajaran informatif dan mudah dioperasikan memeroleh skor 4.41 dan 4.14. Pernyataan terakhir mengenai syarat kelulusan mahasiswa telah disampaikan di awal perkuliahan dan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (minimal sks yang ditempuh 144 sks) memeroleh skor 4.37 dan 4.12. Berdasarkan dari pernyataan-pernyataan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa perolehan skor tingkat kepentingan selalu lebih tinggi daripada tingkat kepuasan mahasiswa. Selain itu, perolehan skor untuk tingkat kepentingan ataupun tingkat kepuasan mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2019-2020.

                                                                           Gambar 1. Hasil Evaluasi Dosen Mengajar

Hasil Evaluasi Dosen Mengajar pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Tahun Ajaran 2020/2021 dipengaruhi oleh delapan komponen. Delapan komponen tersebut adalah

  1. organisasi kelas,
  2. materi perkuliahan,
  3. metode pembelajaran,
  4. interaksi dengan mahasiswa,
  5. umpan balik kepada mahasiswa,
  6. media pembelajaran,
  7. pustaka dan bahan pendukung dan
  8. tingkat kepuasan.

Komponen materi perkuliahan mendapatkan skor tertinggi pada semester gasal tahun ajaran 2020/2021, yakni dengan skor 3.1556. Skor terendah terdapat pada komponen metode pembelajaran, yakni hanya memeroleh skor 3.0379. Pada komponen lainnya, organisasi kelas dengan skor 3.1315, interaksi dengan mahasiswa skor 3.0859, umpan balik kepada mahasiswa dengan skor 3.0762, media pembelajaran dengan skor 3.1046, pustaka dan bahan pendukung memeroleh skor 3.0926 dan tingkat kepuasan memeroleh skor 3.1188.

Semester genap tahun ajaran 2020/2021 memiliki urutan komponen yang tertinggi ke terendah sebagai berikut: 1) materi perkuliahan dengan skor 3.1685, 2) organisasi kelas memeroleh skor 3.1516, 3) tingkat kepuasan dengan skor 3.1461, 4) media pembelajaran skor 3.1287, 5) pustaka dan bahan pendukung skor 3.1233, 6) media pembelajaran skor 3.1287, 7) interaksi dengan mahasiswa skor 3.1187 dan 8) metode pembelajaran skor 3.0817. Berdasarkan uraian tersebut maka diperoleh grafik yang dapat dilihat pada Gambar 1.

Surakarta, 31 Agustus 2021

Pekan Orientasi Mahasiswa Baru (POMB) yang diselenggarakan oleh Ormawa FKIP UMS merupakan kegiatan yang ditujukan bagi mahasiswa baru dalam rangka mengenalkan kehidupan lingkungan kampus baik dalam lingkungan pendidikan, sarana prasarana, maupun lingkungan kemahasiswaan.

Pembukaan POMB dilaksanakan secara hybrid pada Selasa, 31 Agustus 2021 di halaman FKIP UMS dihadiri oleh pimpinan Dekanat dan pimpinan program studi.

Dalam paparannya, Prof. Sutama menyampaikan bahwa FKIP UMS memiliki pundi-pundi prestasi yang dibanggakan seperti : Mahasiswa POR FKIP UMS Duta PON XX Papua 2021, Sebanyak 388 Mahasiswa FKIP kembali Borong Program Kampus Mengajar Kemdikbud 2021, Mahasiswa PGSD Juara Umum Lomba Microteaching Nasional Pagelaran Pendidikan Dasar Nasional VI, Tim Aktivis Mahasiswa FKIP Borong Hibah PHP2D dan Antarkan UMS ke 9 Besar Ranking Nasional, RELO: FKIP UMS Host Internasional Webinar antara ALPTK PTMA dan USA Embassy, Tiga Calon Wirausahawan Muda FKIP UMS Lolos Seleksi KBMI 2021.

Mahasiswa FKIP UMS merupakan mahasiswa penerus bangsa. Selama berada di FKIP UMS, akan mendapat wawasan lebih luas, lebih dalam, integratif, dan lebih komprehensif; juga akan membentuk rasa, cara pikir, dan tindakan kalian sehingga memberikan dampak dan manfaat positif bagi banyak orang.

Di FKIP UMS para mahasiswa akan belajar bekerja sama, berdiskusi aktif, menyampaikan gagasan dan mewujudkan banyak pemikiran menjadi sesuatu yang berguna bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat. Mahasiswa akan saling membangun pengertian, menghargai keberagaman dan kebhinekaan, mengasah kreativitas, berkomunikasi, menjalin relasi dan berkolaborasi, berlatih kepemimpinan dan menjunjung tinggi kemartabatan, etika, dan nilai-nilai kebangsaan. Semua adalah bagian dari tujuan pembelajaran FKIP UMS. Salam @FKIP CAKAP.

17 Agustus 2021, Survey yang diadakan dengan responden dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait dengan tingkat kepuasan dan kepentingan memeroleh hasil yang memuaskan. Pernyataan pertama mengenai penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai guna menunjang suasana akademik memeroleh skor 4.25 untuk tingkat kepuasan, sedangkan untuk tingkat kepentingan terkait hal yang sama memeroleh skor 4.78. Berkaitan dengan penyediaan pelatihan dari UMS guna meningkatkan kualitas pembelajaran agar dapat menunjang suasana akademik yang kondusif, untuk tingkat kepuasan memeroleh skor 4.44 sedangkan tingkat kepentingan di skor 4.80. Rincian tersebut dapat dilihat dalam bentuk chart pada Gambar dibawah ini.

Surakarta, 14 Agustus 2021

Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan salah satu ajang bergengsi para atlet olahraga tingkat nasional untuk unjuk kemampuannya dalam mempersembahkan medali. PON kali ini merupakan penyelenggaraan yang ke 20 (XX) yang menempatkan Papua menjadi tuan rumah. PON XX direncanakan akan dihelat pada 4-10 Oktober di Gor Toware Kabupaten Jayapura.

Mahasiswa POR, Dela Kusumawati angkatan 2017 dan Anas Rais Arny angkatan 2017 yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah akan bertanding pada cabang olah raga (cabor) pencak silat kategori individu kelas tanding putri 55-60kg (Dela) dan kelas tanding putra 75-80 kg (Anas).

Kedua mahasiswa tersebut merupakan kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Dela berasal dari wonogiri dan Anas berasal dari kudus. Keduanya merupakan atlet jebolan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) jawa tengah. Setelah masuk UMS keduanya tergabung dalam program Minat Bakat Olahraga prodi, yang dikawal dan di bina langsung dengan sangat serius oleh prodi POR melalui ketua prodi. Sebelum masuk ke pelatda keduanya telah melakukan latihan secara terprogram jangka panjang bersama pembina Atlet pencak silat UMS, Bpk. Nur Subekti, M.Or.

Penampilan Dela dan Anas dalam ajang PON XX ini diharuskan mengikuti seleksi daerah oleh Pengprov IPSI Jateng, kemudian harus memiliki prestasi juara (1,2,3) dalam Kejuaraan Kejurnas Prapon 2019 yang digunakan untuk kualifikasi PON XX 2021 di Jakarta.

Sebelumnya, Dela pernah mencatatkan prestasi bergengsi baik di dalam maupun di luar negeri diantaranya Perak Asian Pencak Silat Championship 2018 di India, Perak World Pencak Silat Championship 2018 di Singapura, Emas Singapore Open 2019, Perak Kualifikasi PON XX 2019 di Jakarta, dan masih banyak lagi. Tak kalah dengan Dela, Anas pun juga memiliki catatan prestasi bergengsi tingkat nasional maupun internasional diantaranya Emas Porprov 2018 Jawa Tengah, Emas pomda Jawa Tengah, Emas kejurnas perti UNS 2019, Perunggu Singapore Open 2019, Emas Kualifiksi PON XX 2019 di Jakarta, dan masih banyak lagi.

Harapan pimpinan fakultas dan prodi kepada keduanya semoga berjaya, sukses mengharumkan nama jawa tengah, khususnya UMS, FKIP, dan Prodi Pendidikan Olahraga. Salam @FKIP CAKAP.

Hasil pengukuran kepuasan mahasiswa terhadap pendidikan di FKIP UMS pada tahun 2020-2021 ditampilkan pada gambar:

Secara keseluruhan, berdasarkan komponen pengukuran yang ada, aspek kinerja mengajar dosen memiliki skor sebagai berikut: P2. Kemampuan dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa seperti menjadi fasilitator dalam kegiatan yang melibatkan mahasiswa (4,11), P3. Kemauan dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola dalam membantu mahasiswa memberikan pelayanan dengan cepat (4,04), P4. Kemampuan dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola untuk memberi keyakinan kepada mahasiswa bahwa pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan ketentuan (4,10), P5. Kesediaan/kepedulian dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola untuk memberi perhatian kepada mahasiswa, seperti menyediakan waktu untuk berkonsultasi di luar jam perkuliahan (4,04), P6. Mutu dan kuantitas interaksi dosen dan mahasiswa dalam bentuk seminar, kuliah, penelitian, pengabdian masyarakat dan kegiatan UKM telah sesuai untuk mewujudkan suasana akademik yang kondusif (4,11), P7. Proses pembelajaran mata kuliah yang dilakukan oleh dosen bersifat interaktif, mengutamakan kreativitas, serta sesuai tuntutan bidang keilmuan atau jurusan yang diambil (4,13), P8. Dosen melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode dan ilustrasi yang mudah dipahami dengan memanfaatkan lingkungan sekitar, serta materi dan pustaka pendukung yang digunakan mudah diakses mahasiswa (4,11), P9. Dosen melakukan pembelajaran sesuai dengan Rancangan Pembelajaran Semester (RPS) dan kesepakatan dengan mahasiswa (4,24), P10. Dosen menggunakan hasil PKM dalam pembelajaran mata kuliah (3,98), P11. Bentuk pembelajaran yang digunakan dosen sesuai dengan konteks mata kuliah dan membantu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi (4,15), P12. Dosen melakukan penilaian pembelajaran secara objektif, transparan, sesuai kriteria dan prosedur, sesuai dengan rencana pembelajaran yang disepakati di awal perkuliahan, serta memberikan hak banding bagi mahasiswa yang kurang puas terhadap nilai yang didapatkan (4,06), P14. Syarat kelulusan mahasiswa telah disampaikan di awal perkuliahan dan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (minimal sks yang ditempuh 144 sks, dan lain – lain) (4,30). Layanan administrasi akademik meliputi: P13. Sistem Informasi penilaian pembelajaran (STAR UMS) informatif dan mudah dioperasikan (4,23), dan Ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran meliputi: P1. Penilaian mahasiswa terhadap kecukupan, aksesibilitas, kualitas sarana dan prasarana untuk pembelajaran (3,98).

Senin, 9 Agustus 2021, Survey yang diadakan dengan responden mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait skala kepuasan memeroleh hasil yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari perolehan hasil survey yang dibagi menjadi 4 kategori. Kategori pertama yakni kategori puas memeroleh 69.3%, selanjutnya kategori cukup puas memeroleh 26.4%, tidak puas 3.5% dan sangat tidak puas 0.8%. Hasil chart berdasarkan penjabaran sebelumnya dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1

Senin, 9 Agustus 2021,

Survey yang diadakan dengan responden dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait skala kepentingan memeroleh hasil yang cukup memuaskan. Hasil yang diperoleh berdasarkan dari 2 pertanyaan. Pertanyaan pertama mengenai UMS menyediakan fasilitas pembelajaran yang memadai guna menunjang suasana akademik yang kondusif. Pada pertanyaan pertama diperoleh 4 kategori yakni penting dengan 49.2%, cukup penting 0%, tidak penting 0% dan sangat tidak penting 1.6%. Hasil chart berdasarkan penjabaran sebelumnya dapat dilihat pada Gambar 1.

Pertanyaan kedua berkaitan dengan UMS menyediakan pelatihan untuk peningkatan kualitas pembelajaran dosen dengan mutu yang sesuai guna menunjang suasana akademik yang kondusif diperoleh hasil yakni penting 49.25%, cukup penting 0%, tidak penting 0% dan sangat tidak penting 1.6%. Hasil chart berdasarkan penjabaran tersebut dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 1. Hasil Persentase untuk Pertanyaan Pertama

Gambar 2. Hasil Persentase untuk Pertanyaan Kedua

 

Gambar 3. Hasil Persentase untuk Kedua Pertanyaan

 

Jumat, 6 Agustus 2021, Survey yang diadakan dengan responden dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait skala kepuasan memeroleh hasil yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari perolehan hasil survey yang dibagi menjadi 4 kategori. Kategori pertama yakni kategori puas memeroleh 46.1%, selanjutnya kategori cukup puas memeroleh 6.3%, tidak puas 0% dan sangat tidak puas 1.6%. Hasil chart tersebut dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1

Kamis, 5 Agustus 2021, Survey yang diadakan dengan responden dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait skala kepentingan memeroleh hasil yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari perolehan hasil survey yang dibagi menjadi 4 kategori. Kategori pertama yakni kategori puas memeroleh 49.2%, selanjutnya kategori cukup puas memeroleh 0%, tidak puas 0% dan sangat tidak puas 1.6%. Perolehan hasil memiliki kenaikan dari tahun 2019-2020 pada kategori puas. Hasil chart berdasarkan penjabaran sebelumnya dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1