Kamis, 5 Agustus 2021, Survey yang diadakan dengan responden dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait skala kepuasan memeroleh hasil yang cukup memuaskan. Hasil yang diperoleh berdasarkan dari 2 pertanyaan. Pertanyaan pertama mengenai UMS menyediakan fasilitas pembelajaran yang memadai guna menunjang suasana akademik yang kondusif. Pada pertanyaan pertama diperoleh 4 kategori yakni puas dengan 45.32%, cukup puas 7.81%, sangat tidak puas 0% dan tidak puas 1.56%. Hasil chart berdasarkan penjabaran sebelumnya dapat dilihat pada Gambar 1.

Pertanyaan kedua berkaitan dengan UMS menyediakan pelatihan untuk peningkatan kualitas pembelajaran dosen dengan mutu yang sesuai guna menunjang suasana akademik yang kondusif diperoleh hasil yakni puas 46.88%, cukup puas 4.69%, tidak puas 0% dan sangat tidak puas 1.56%. Hasil chart berdasarkan penjabaran tersebut dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 1. Hasil Persentase untuk Pertanyaan Pertama

 

Gambar 2. Hasil Persentase untuk Pertanyaan Kedua

 

Gambar 3. Hasil Persentase untuk Kedua Pertanyaan

 

Rabu, 4 Agustus 2021, Survey yang diadakan dengan responden mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait skala kepentingan memeroleh hasil yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari perolehan hasil survey yang dibagi menjadi 4 kategori. Kategori pertama yakni kategori puas memeroleh 42.2%, selanjutnya kategori cukup puas memeroleh 13.8%, tidak puas 1.0% dan sangat tidak puas 0.8%. Hasil chart berdasarkan penjabaran sebelumnya dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1

Selasa 4 Agustus 2021, Survey yang diadakan dengan responden mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait skala kepuasan memeroleh hasil yang cukup memuaskan. Hasil yang diperoleh berdasarkan dari 14 pertanyaan. Pertanyaan pertama mengenai penilaian mahasiswa terhadap kecukupan, aksesibilitas, kualitas sarana dan prasrana untuk pembelajaran. Penjabaran perolehan persentase adalah 29.9% puas, 33.37% cukup puas, 5.74% tidak puas dan 1.08% sangat tidak puas. Pernyataan kedua mengenai kemampuan dosen, tenaga kependidikan dan pengelola dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa dengan perolehan persentase 35.54% puas, 25.03% cukup puas, 3.25% tidak puas dan 0.65% sangat tidak puas. Pernyataan ketiga tentang kemauan dosen, tenaga kependidikan dan pengelola dalam membantu mahasiswa memberikan pelayanan dengan cepat dengan perolehan persentase puas 31.91%, cukup puas 30.99%, tidak puas 4.23% dan sangat tidak puas 0.98%. Pernyataan keempat tentang kemampuan dosen, tenaga kependidikan dan pengelola untuk memberikan keyakinan kepada mahasiswa bahwa pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan ketentuan, memeroleh persentase 33.48% puas, 28.17% cukup puas, 4.33% tidak puas dan 0.54% sangat tidak puas. Pernyataan selanjutnya, kesediaan/kepedulian dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola untuk memberi perhatian kepada mahasiswa, seperti menyediakan waktu untuk berkonsultasi di luar jam perkuliahan memeroleh persentase untuk kategori puas 32.18%, 30.23% cukup puas, 4.55% tidak puas dan 0.87% sangat tidak puas.

Pernyataan keenam sampai dengan empat belas akan dijabarkan secara berurutan. Mutu dan kuantitas interaksi dosen dengan mahasiswa dalam bentuk seminar, kuliah, penelitian, pengabdian masyarakat dan kegiatan UKM telah sesuai dengan suasana akademik yang kondusif berhasil memeroleh persentase 34.94% kategori puas, 26.87% cukup puas, 2.60% tidak puas dan sangat tidak puas 0.65%. Proses pembelajaran mata kuliah yang dilakukan dosen bersifat interaktif, mengutamakan kreativitas serta sesuai dengan tuntutan bidang keilmuan yang diambil memeroleh persentase sebesar 34.99% kategori puas, 26.44% cukup puas, tidak puas 2.93% dan sangat tidak puas 0.65%. Dosen melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode dan ilustrasi yang mudah dipahami dengan memanfaatkan lingkungan sekitar serta materi dan pustaka pendukung yang mudah diakses berhasil memeroleh 32.94% kategori puas, cukup puas 28.60%, tidak puas 4.66% dan sangat tidak puas 0.87%. Pernyataan mengenai dosen melakukan pembelajaran sesuai dengan Rancangan Pembelajaran Semester dan kesepakatan mahasiswa berhasil memeroleh 37.38% puas, 21.67% cukup puas, 2.93% tidak puas dan 0.65% sangat tidak puas. Selanjutnya, dosen menggunakan hasil PKM dalam pembelajaran mata kuliah memeroleh 30.77% puas, cukup puas 34.02%, tidak puas 3.58% dan 0.87% sangat tidak puas. Bentuk pembelajaran yang digunakan dosen sesuai dengan konteks mata kuliah dan membantu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi memeroleh skor 36.08% kategori puas, 24.49% cukup puas, 2.93% tidak puas dan 0.43% sangat tidak puas. Dosen melakukan penilaian pembelajaran secara objektif, transparan, sesuai kriteri dan prosedur, sesuai dengan rencana pembelajaran yang disepakati di awal perkuliahan dan memberikan hak banding bagi mahasiswa yang kurang puas terhadap nilai yang didapatkan memeroleh skor untuk tingkat kepuasan 35.21% puas, 25.24% cukup puas, 3.25% tidak puas dan 1.08% sangat tidak puas. Sistem informasi penilaian pembelajaran informatif dan mudah dioperasikan memeroleh persentase sebesar 40.085% puas, 16.25% cukup puas, 2.60% tidak puas dan 0.98% sangat tidak puas. Pernyataan terakhir mengenai syarat kelulusan mahasiswa telah disampaikan di awal perkuliahan dan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (minimal sks yang ditempuh 144 sks) memeroleh persentase 39.82% puas, 18.31% cukup puas, 1.41% untuk kategori tidak puas dan 0.65% sangat tidak puas. Hasil chart berdasarkan penjabaran tersebut dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1. Hasil Persentase untuk Keempat Belas Pertanyaan

Selasa, 3 Agustus 2021, Survey yang diadakan dengan responden mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terkait skala kepentingan memeroleh hasil yang cukup memuaskan. Hasil yang diperoleh berdasarkan dari 14 pertanyaan. Pertanyaan pertama mengenai penilaian mahasiswa terhadap kecukupan, aksesibilitas, kualitas sarana dan prasrana untuk pembelajaran. Penjabaran perolehan persentase adalah 41,45% penting, 15.1% cukup penting, 1.3% tidak penting dan 0.8% sangat tidak penting. Pernyataan kedua mengenai kemampuan dosen, tenaga kependidikan dan pengelola dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa dengan perolehan persentase 42.6% penting, 13% cukup penting, 1% tidak penting dan 0.8% sangat tidak penting. Pernyataan ketiga tentang kemauan dosen, tenaga kependidikan dan pengelola dalam membantu mahasiswa memberikan pelayanan dengan cepat dengan perolehan persentase penting 42.35%, cukup penting 13.1%, tidak penting 1.1% dan sangat tidak penting 1.1%. Pernyataan keempat tentang kemampuan dosen, tenaga kependidikan dan pengelola untuk memberikan keyakinan kepada mahasiswa bahwa pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan ketentuan, memeroleh persentase 41.75% penting, 14.4% cukup penting, 1.1% tidak penting dan 1% sangat tidak penting. Pernyataan selanjutnya, kesediaan/kepedulian dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola untuk memberi perhatian kepada mahasiswa, seperti menyediakan waktu untuk berkonsultasi di luar jam perkuliahan memeroleh persentase untuk kategori penting 41.55%, 14.8% cukup penting, 1.2% tidak penting dan 0.9% sangat tidak penting.

Pernyataan keenam sampai dengan empat belas akan dijabarkan secara berurutan. Mutu dan kuantitas interaksi dosen dengan mahasiswa dalam bentuk seminar, kuliah, penelitian, pengabdian masyarakat dan kegiatan UKM telah sesuai dengan suasana akademik yang kondusif berhasil memeroleh persentase 41.65% kategori penting, 15.3% cukup penting, 0.8% tidak penting dan sangat tidak penting 0.7%. Proses pembelajaran mata kuliah yang dilakukan dosen bersifat interaktif, mengutamakan kreativitas serta sesuai dengan tuntutan bidang keilmuan yang diambil memeroleh persentase sebesar 42.8% kategori penting, 12.8% cukup penting, tidak penting 0.9% dan sangat tidak penting 0.8%. Dosen melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode dan ilustrasi yang mudah dipahami dengan memanfaatkan lingkungan sekitar serta materi dan pustaka pendukung yang mudah diakses berhasil memeroleh 42.6% kategori penting, cukup penting 13.4%, tidak penting 0.8% dan sangat tidak penting 0.7%. Pernyataan mengenai dosen melakukan pembelajaran sesuai dengan Rancangan Pembelajaran Semester dan kesepakatan mahasiswa berhasil memeroleh 43.45% penting, 11.5% cukup penting, 0.8% tidak penting dan 0.9% sangat tidak penting. Selanjutnya, Dosen menggunakan hasil PKM dalam pembelajaran mata kuliah memeroleh 37.5% penting, cukup penting 22.4%, tidak penting 1.8% dan 0.8% sangat tidak penting. Bentuk pembelajaran yang digunakan dosen sesuai dengan konteks mata kuliah dan membantu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi memeroleh skor 42.4% kategori penting, 13.4% cukup penting, 0.9% tidak penting dan 0.9% sangat tidak penting. Dosen melakukan penilaian pembelajaran secara objektif, transparan, sesuai kriteri dan prosedur, sesuai dengan rencana pembelajaran yang disepakati di awal perkuliahan dan memberikan hak banding bagi mahasiswa yang kurang puas terhadap nilai yang didapatkan memeroleh skor untuk tingkat kepentingan 42.9% penting, 12.1% cukup penting, 1.4% tidak penting dan 0.7% sangat tidak penting. Sistem informasi penilaian pembelajaran informatif dan mudah dioperasikan memeroleh persentase sebesar 44.1% penting, 10.1% cukup penting, 0.9% tidak penting dan 0.9% sangat tidak penting. Pernyataan terakhir mengenai syarat kelulusan mahasiswa telah disampaikan di awal perkuliahan dan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (minimal sks yang ditempuh 144 sks) memeroleh persentase 43.4% penting, 11.4% cukup penting, 0.9% untuk kategori tidak penting dan sangat tidak penting. Hasil chart berdasarkan penjabaran tersebut dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1. Hasil Persentase untuk Keempat Belas Pertanyaan

Surakarta, 24 Juli 2021

Setelah sukses dengan lolosnya peserta kampus mengajar angkatan 1 sebanyak 216 mahasiswa, pada program kampus mengajar angkatan 2 ini mahasiswa FKIP UMS kembali meraih jumlah peserta program lebih besar lagi. Untuk angkatan 2 ini ada sejumlah 388 mahasiswa FKIP terdiri dari 59 mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi, 15 mahasiswa prodi Pendidikan Kewarganegaraan, 47 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, 35 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, 58 mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika, 48 mhasiswa prodi pendidikan biologi, 80 mahasisw Prodi PGSD, 3 mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi dan 43 mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Informatika.

Para peserta program kampus mengajar ini telah mengikuti beberapa tahap seleksi di kemdikbud untuk kemudian diberikan kesempatan menjalankan program mengajar di daerah-daerah yang membutuhkan. Dalam program ini para mahasiswa akan membantu para guru dan murid di sekolah-sekolah yang membutuhkan, agar para peserta didik mendapatkan kesempatan belajar secara optimal di masa pandemi. Mahasiswa juga berperan sebagai duta edukasi perubahan perilaku dalam menanggulangi Covid 19.

Bagi mahasiswa, program ini memberikan kesempatan mengembangkan diri dalam berbagai bidang baik hard skills maupun soft skills. Mereka akan dapat mengembangkan kemampuan akademis mereka dengan menerapkannya dalam membantu guru dalam proses pembelajaran. Selain itu mereka juga akan dapat mengembangkan kemampuan manajemen,kepemimpinan, organisasi, dan komunikasi selama menjalankan program kampus mengajar ini. Salam @FKIP CAKAP.

Surakarta, 22 Juli 2021

Proses pendewasaan dan keterampilan berkehidupan bermasyarakat merupakan salah satu bentuk pembekalan pendewasaan bagi para mahasiswa yang telah dibekali oleh FKIP UMS. Diharapkan para lulusan dari FKIP UMS dapat menjawab tantangan global yang perkembangannya kian hari kian cepat.

Pembekalan calon wisudawan/ti periode IV ini dilaksanakan pada Kamis, 22 Juli 2021 secara daring yang di ikuti sebanyak 205 mahasiswa. Dalam kesempatan ini, dekan FKIP UMS (Prof. Dr. Sutama) menaruh harapan besar untuk selalu mengembangkan diri dan mampu beradaptasi dengan era perkembangan teknologi yang semakin masif karena persaingan pasar kerja semakin hari semakin ketat. Hal ini merupakan tantangan yang serius dan tidak dapat di elakkan yang harus dihadapi bagi calon guru.

Dalam kesempatan yang sama, Dodik Moerdijanto, S.Pd., M.Li (Alumni prodi PBSI tahun 2018). membagikan sedikit inspirasi bagi para calon wisudawan/ti tentang sebuah mimpi yang terukir dari kampus menara. Saat ini beliau bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Suatu saat akan kembali menjadi guru”. Itu yang yang disampaikan oleh dodik, karena sejatinya lulusan FKIP telah disiapkan menjadi pendidik. Jika bekerja sebagai pengusaha, karyawan, atau yang lain itu merupakan proses pengembangan diri, tetapi semua akan kembali menjadi pendidik baik di lingkungan pendidikan maupun non pendidikan.

“Alumni bukan sifatnya menunggu, tetapi alumni harus aktif dan reaktif menjemput”, tandas Prof. Dr. Harun Joko Prayitno (Wakil Rektor 1 UMS). Sedikit pemantik yang ditujukan bagi para calon wisudawan/ti yang diharuskan untuk membuka diri seluas-luasnya karena ada tembok besar yang kokoh yang akan menjadi penghalang.

“Kuncinya hanya satu, apakah anda akan berdiam diri atau berusaha sekuat tenaga melewati tembok besar itu walau harus tertatih tatih untuk memanjat”, tambah Prof. Harun.

Selain itu, prof Harun juga menyampaikan tentang transformasi holistik integratif. Dimana kompetensi holistik tersebut mencakup tentang kompetensi untuk hidup, kompetensi untuk kehidupan, kompetensi untuk penghidupan, dan kompetensi untuk pilar berkehidupan bermasyarakat.

Dalam wisuda periode IV ini, saudari Zulfa Fauziyah wisudawati dari prodi PGSD menjadi wisudawati terbaik Fakultas dengan meraik IPK 3.83. Berikut daftar wisudawan/ti terbaik tingkat program studi:

Pendidikan Akuntansi : Yuni Sulistyowati
PPKn : Bagas Pangestu
Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia : Yulian Rahmat Eka Sofyan
Pendidikan Bahasa Inggris :  Indriani
Pandidikan Matematika : Nia Nilamsari
Pendidikan Biologi : Ahmad Zaki Ibrahim
PGSD : Zulfa Fauziyah
PG PAUD : Indah Yulie Rahmawati
Pendidikan Geografi : Aara Reda Astara
Pendidikan Teknik Informatika : Fahreza Aulia Muhammad

Salam @FKIP CAKAP.

Surakarta, 17 Juli 2021

Agnes Erni Johan mahasiswi semester enam prodi PGSD berhasil menorehkan prestasi menjadi Juara Umum Lomba Microteaching Pagelaran Pendidikan Dasar Nasional ke VI yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Sultan Agung (Unisula).

Dalam perlombaan ini terdapat dua tahap penilaian, tahap pertama berupa penyeleksian Rencana Perangkat Pembelajaran (RPP) dan Video Pembelajaran. Tahap kedua adalah penilaian Video Micro Teaching yang dibuat berdasarkan RPP yang lolos dalam seleksi sebelumnya.

Dalam kompetisi ini memiliki 4 kriteria penilaian berupa: penilaian RPP, penilaian praktik mengajar, penilaian media yang digunakan, dan penilaian tanya jawab.

Berdasarkan hasil akumulatif dari dewan juri, Agnes berhasil memperolah total nilai 871,9 poin, dan memiliki jarak selisih nilai dengan juara dua sebanyak 61,6 poin.

Agnes mengaku memiliki kesan khusus dalam mengikuti kompetisi ini, selain menantang juga sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan dengan perbedaan media pembelajaran dari universitas lain yang dapat memperkaya pengalaman dalam mengajar. “Selain menantang juga sangat bermanfaat bagi saya sebagai calon pengajar sekolah dasar,” tandas Agnes.

Ika (pembimbing Agnes) berharap kepada calon guru yang sedang menempuh pendidikan perkuliahan untuk peka dan empati dalam melakukan pembelajaran dengan menempatkan diri sebagai peserta didik. Selain itu guru juga harus melek teknologi, pengetahuan, dan kecakapan sebagai guru dengan menampilkan pembelajaran yang menarik dan inovatif bagi murid guna memaksimalkan pesan yang akan disampaikan.

Semoga dengan torehan prestasi dari Agnes ini dapat di ikuti oleh para mahasiswa program studi di Lingkungan FKIP UMS. Dalam hal ini menandakan bahwa dengan adanya pandemi tidak menjadi alasan untuk dapat berprestasi. Salam @FKIP CAKAP

Surakarta, 10 Juli 2021

Kinerja organisasi mahasiswa dapat dilihat bukan hanya dari bagaimana mereka melakukan kegiatan keorganisasian dan kegiatan kemanusiaan. Kinerja mereka juga dapat dilihat dari bagaimana mereka mampu berkompetisi dengan organisasi mahasiswa yang lain dalam bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini dibuktikan oleh para aktivis organisasi mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Setelah mendapatkan tawaran kompetisi Hibah PHP2D dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, para aktivis mahasiswa FKIP UMS melakukan komunikasi dengan desa-desa mitra untuk bekerjasama melaksanakan  program tersebut. Gayung bersambut, desa-desa mitra sangat antusias dapat terlibat dalam program ini. Dari seluruh organisasi mahasiswa pengusul yang lolos administrasi, selanjutnya dilakukan proses seleksi presentasi dan wawancara dengan para reviewer. Hasilnya lima proposal organisasi mahasiswa FKIP UMS lolos didanai. Organisasi tersebut antara lain MPA Sangguru, HMP PBSI, HMP PGSD, HMP Atlantis Pendidikan Geografi, dan HMP PTI.

Selain enam usulan kegiatan holistik PHP2D dari organisasi mahasiswa FKIP UMS, ada juga tiga organisasi mahasiswa lain di lingkungan UMS yang lolos pendanaan. Selanjutnya tim organisasi mahasiswa penerima hibah tersebut akan melaksanakan program kerja mereka untuk melakukan pemberdayaan masyarakat di desa mitra. Salam @FKIP CAKAP.

Surakarta, 9 Juli 2021

ALPTK PTMA bekerja sama dengan RELO selenggarakan Professional Development Webinar on English language Teaching diselenggarakan pada Jumat 9 Juli 2021. Virtual English language Fellows dari RELO, US Embassy, yaitu Andrea Champlin dan Amy Nagy telah memeriahkan acara webinar tersebut dengan berbagi gagasan tentang “Remote Learning: A student Centered Approach”. Pemikiran ini sejalan dengan Langkah adaptif dalam situasi Pandemi di Indonesia.

Webinar ini utamanya sebagai forum berbagi pengalaman antara dosen di 102 LPTK PTMA bersama guru-guru Bahasa Inggris di sekolah Muhammadiyah di Indonesia. Hadir dalam webinar ini sebanyak 714 peserta. Kegiatan webinar ini dimaksudkan untuk mempererat ukuwah Islamiah sekaligus meningkatkan kualitas mengajar, kompetensi professional dan pedagogi para guru-guru Bahasa Inggris di sekolah Muhammadiyah. ALPTK PTMA telah memfasilitasi para guru untuk memiliki wawasan yang progresif terhadap inovasi dan trends terkini dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

Pengembangan kerja sama ke depan akan ditingkatkan, antara lain Program Virtual English Language Fellow (VELF) Program ini merupakan program penempatan dosen Amerika Serikat untuk mengajar Bahasa Inggris di universitas-universitas di Indonesia.

ALPTK PTMA juga akan mengajukan proposal untuk pengajaran di semester yang dimulai di tahun 2022. Antara lain Program VELF yaitu program mengajar kelas secara daring/online, memberikan training/workshop, memberikan presentasi, membantu English Conversation Clubs, dan kegiatan-kegiatan lain untuk mendukung pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris. Jumlah jam kerja VELF adalah 8-10 jam seminggu.

OPEN Program kursus-kursus singkat dalam bentung Massive Open Online Course (MOOC) untuk guru dan dosen dengan berbagai topik pengajaran Bahasa Inggris. Semuanya gratis dan bisa dilakukan secara independen.

  • TESOL Methodology
  • Professional Development for Teacher Trainers
  • English for Journalism
  • English for Media Literacy for Educators (EML-E)
  • Assessment of English Language Learners
  • English for Business and Entrepreneurship
  • English for Media Literacy
  • Establishing Academic Writing Centers at International Higher Education Institutions
  • Using Educational Technology in the English Language Classroom

Salam @FKIP CAKAP

Rabu, 8 Juli 2020.

Untuk melanjutkan eksistensi dan reputasi kelembagaan di tingkat nasional dan internasional, FKIP UMS memerlukan evaluasi dari berbagai pihak, tak terkecuali mitra kerjasama. Oleh sebab itu, FKIP melibatkan beberapa mitra untuk memberikan pendapat tentang kinerja kerjasama yang dilakuka oleh FKIP maupun dengan program studi. Survey dilakukan dengan instrument yang telah diuji keshahihan dan keandalan sebelum disebarkan.  Aspek-aspek tingkat kepuasan yang diukur kepada responden diantaranya memuat kriteria sebagai berikut: a) Intensifikasi komunikasi yang terjalin; b) Respek terhadap nilai-nilai kerjasama; c) Nilai tambah yang diperoleh dari pelaksanaan kerjasama; d) Komitmen FKIP terhadap kesepakatan kerjasama dan; e) Kepuasan kerjasama secara umum.

Survei dilakukan menggunakan instrumen angket/kuesioner yang disebarkan kepada sasaran secara online dan tersimpan dalam laman https://bit.ly/SurveiKepuasanMitraDalamNegeri (untuk mitra dalam negeri) dan https://bit.ly/UniversityPartnerSatisfactionSurvey (untuk mitra luar negeri). Alamat/link survey disebar mitra kerjasama dalam dan luar negeri melalui email dan WhatsApp. Pengambilan data pada dilaksanakan pada akhir semester genap 2019/2020 yaitu Juni s.d. Juli 2020.

Hasil survey kepuasan mitra kerjasama menunjukkan bahwa menunjukkan nilai kepuasan kepuasan sebesar 4.43 dan masuk pada level 4 dengan kategori klasifikasi PUAS. Hal ini menggambarkan bahwa UPPS berhasil menunjukkan komitmen tinggi terhadap kesepakatan perjanjian dengan mitra kerjasama. Tingkat kepuasan yang tinggi juga ditunjukkan oleh semua mitra yang berkomitmen untuk melanjutkan kerjasama baik dengan FKIP maupun program studi. Hasil tersebut sekaligus menjadi motivasi sivitas akademika untuk memanfaatkan bentuk-bentuk kerjasama, seperti joint research, visiting lecturer, workshop & pelatihan, seminar, menulis artikel publikasi. Ke depan, FKIP perlu melakukan peningkatan keluaran dari kerjasama dengan mitra dalam dan luar negeri dari MoU yang disepakati. Masih terdapat beberapa MoU kerjasama yang belum diimplementasikan sehingga perlu peningkatan keluaran dari kerjasama dengan mitra dalam dan luar negeri.