Diberitahukan kepada para pendaftar calon mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta bahwa pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2018/2019 telah dibuka mulai hari Selasa 02 Januari 2018 pukul 08.00 WIB.

Bagi Anda yang ingin mendaftar, kami persilakan datang langsung ke Bagian One Day Service di Gedung Siti Walidah Lantai 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Untuk informasi seputar Penerimaan Mahasiswa Baru 2018 anda bisa melihat informasinya di http://pmb.ums.ac.id/ atau mengunduh brosur pada tautan ini.

Semarak Jalan Sehat, Peringati Harijadi UMS ke-59

Rangkaian demi rangkaian peringatan Milad Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ke-59 terus dilaksanakan. Kali ini telah menginjak acara yang banyak dinanti oleh civitas akademika UMS, yaitu jalan sehat. Acara ini diawali dengan titik start di lapangan Fakultas Psikologi UMS dan berakhir di gerbang masuk Gedung Induk Siti Walidah, Minggu (5/11/2017).

Rute yang dilewati dalam jalan sehat ini cukup panjang. Diawali dari lapangan Fakultas Psikologi menuju ke arah Menco, kemudian dari situ dilanjutkan lagi kearah Assalam Hypermart. Disana para peserta kemudian mulai menukarkan tiket undian dengan kupon belanja senilai 40 ribu rupiah. Setelah itu para peserta melanjutkan perjalanannya menuju ke gerbang selatan Gedung Induk Siti Walidah UMS, dan disitu sudah menanti konsumsi yang menemani mereka untuk beristirahat.

Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. dr. EM Sutrisna, M.Kes selaku ketua panitia dalam acara jalan sehat mengungkapkan bahwa ada bermacam-macam rangkaian acara Milad UMS ke-59. Diantaranya ada penyuluhan kesehatan, pengobatan masal, beragam lomba olahraga, jalan sehat, dan Pesta Rakyat berupa Pagelaran Wayang Kulit.

“Rangkaian Milad UMS ini ada beberapa kegiatan, diantaranya penyuluhan kesehatan, pengobatan masal, beberapa lomba olahraga, dan jalan sehat. Kemudian tanggal 9 Desember nanti insyaallah kita juga akan mengadakan pesta rakyat dalam bentuk pertunjukkan wayang dan berkolaborasi dengan teater tentang sejarah berdirinya UMS,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan bahwa selain agenda-agenda tersebut, nantinya juga akan ada peresmian Masjid Baru UMS. “Dan yang mungkin bagian dari puncak Milad UMS adalah peresmian Masjid UMS yang baru, yaitu Masjid Soedalmiyah,” tandasnya.

Peserta dari agenda jalan sehat ini cukup banyak, berkisar 7000 peserta lebih. Hal ini juga sempat diungkapkan oleh Rektor UMS, Dr. Sofyan Anif, M.Si bahwa peserta lebih dari 7000 peserta yang mengikuti gerak jalan ini. Bahkan UMS juga telah mencetak 8000 kaos yang diperuntukkan bagi civitas akademika dan keluarganya, kemudian mahasiswa, dan tamu undangan, namun jumlah tersebut masih kurang.

“Menurut catatan yang diberikan kepada saya, peserta jalan sehat ini lebih dari 7000. Kita mencetak kaos 8000 itu kurang, jadi tidak hanya 7000, karena setiap anggota keluarga yang rawuh tidak hanya satu dua, tapi mungkin membawa anggota keluarga lainnya,” ungkapnya dalam sambutan yang dia berikan.

Selain itu, kegiatan jalan sehat ini juga diwarnai dengan adanya hiburan berupa lantunan lagu yang disuguhkan oleh My Band UMS. Kemudian ada sekitar 59 stand juga turut memeriahkan acara ini. Dan juga dibagikan pula puluhan doorprize berupa puluhan hadiah hiburan, 28 unit sepeda, 2 unit kulkas, dan 2 unit sepeda motor Honda.

Di akhir sambutannya, Rektor UMS juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh peserta yang turut memeriahkan acara ini. “Saya berterimakasih kepada seluruh masyarakat, terutama  dalam komponen pimpinan Muhammadiyah Cabang maupun Ranting, dan civitas akademika yang ikut bersama-sama memeriahkan salah satu agenda jalan sehat,” tutupnya. (Khairul – Editor.Ahmad)

Universitas Muhammadiyah Surakarta telah resmi menyandang Akreditas A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada Sabtu, 22 Juli 2017. Bertempat di gedung Induk Siti Walidah UMS lantai 7 acara penyerahan SK dari Dirjen Perguruan Tinggi kepada Rektor UMS berjalan dengan khidmat dan lancar.

Acara yang berlangsung besamaan dengan rangkaian acara Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta & Pimpinan Badang Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Kopertis VI Rayon II Tahun 2017, dihadiri oleh Prof. Aris Junaidi, PhD selaku Direktur Penjamin Mutu Ristekdikti, Dr. Sofyan Anif, M.Si selaku Rektor UMS, Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum selaku Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Dwi Yuwono Puji Sugiharto, M.Pd, Kons selaku Koordinator Kopertis VI, dan beberapa pejabat perguruan tinggi lainnya.

Dalam kesempatan ini Rektor UMS, Dr. Sofyan Anif, M.Si menyampaikan bahwa UMS sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) memiliki komitmen kuat untuk menjadi perguruan tinggi yang mampu bersaing dan tidak kalah kualitas dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.

“Universitas Muhammadiyah pada tahun ini telah berhasil menduduki peringkat 8 terbaik universitas di Indonesia, dan pada tahun ajaran 2017/2018 telah mencatat 6.500 calon mahasiswa baru yang teregistrasi. Hal ini telah menunjukan eksistensi UMS, serta komitmen kuat bagi kami dalam menyediakan layanan pendidikan berkualitas” tutur Dr Sofyan Anif, M.Si dalam sambutannya.

Selanjutnya Dr. Sofyan Anif, M.Si menambahkan bahwa perlunya kesadaran dan perancangan kurikulum baru di Perguruan Tinggi Swasta, khususnya untuk kopertis VI rayon II agar tidak terpaku hanya pada mutu kualitas di tingkat nasional melainkan berorientasi pada standarisasi di tingkat internasional.

Senada dengan Rektor UMS, Prof. Aris Junaidi, PhD juga menyampaikan bahwa adanya komitmen yang kuat menjadikan perguruan tinggi swasta dalam berkompetisi bahkan meningkatkan mutu kualitasnya lebih baik dari perguruan tinggi negeri akan memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia pendidikan di Indonesia.

Sebagai penutup sambutan, Prof. Aris Junaidi, PhD mengucapkan selamat kepada UMS yang telah mendapat Akreditasi A. “Pada saat ini tercatat 55 Perguruan Tinggi di Indonesia yeng telah terakreditasi A, namum pada hari ini UMS telah mencatatkan data baru dengan total perguruan tinggi terakreditasi A menjadi 56 Perguruan Tinggi. Selamat bagi Universitas Muhmmadiyah Surakarta” tuturnya dalam akhir sambutan rapat koordinasi tersebut.

Setelah mendapat akreditas A, kedepanya UMS akan meningkatkan mutu kualitas baik dari sisi akademik maupun pelayanan agar prestasi yang membanggakan ini senantiasa terjaga dikemudian hari. (Ahmad)

UM Surakarta di Mata Asia: 17 Universitas Asal Indonesia Tembus Top Ranking Perguruan Tinggi Asia

Lembaga survei pemeringkatan Quacquarelli Symonds University Rankings pada pekan ini telah resmi mempublikasi hasil pemeringkatan universitas di wilayah Asia. Hasil publikasi tersebut kembali menempatkan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai salah satu dari top university di Asia bersama ke 16 perguruan tinggi lain di Indonesia.

Saat ini peringkat atas perguruan tinggi di Asia masih didominasi oleh perguruan tinggi dari Singapura, Korea Selatan, Hongkong, China, dan Jepang. Meski demikian Indonesia semakin mengejar ketertinggalanya, hal tersebut dibuktikan dengan masuknya 17 perguruan tinggi asal Indonesia yang terdiri dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang berhasil menduduki 400 top ranking Asia.

Bersama dengan Universitas Hasanuddin, Universitas Muhammadiyah Surakarta berada pada range peringkat 301-350. Sedangkan perguruan tinggi asal Indonesia lainya yang termasuk pada top ranking antaralain, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Diponegoro, Universitas Bina Nusantara, Universitas Brawijaya, Universitas Hasanuddin dan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Univeritas Katolik Atma Jaya Jakarta, Universitas Pelita Harapan, Universitas Udayana, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Parahyangan.

Dari daftar tersebut menegaskan bahwa UMS menjadi satu-satunya perguruan tinggi Muhammadiyah yang mampu menembus persaingan global (berdasarkan data QS World University Ranking). Namun hasil tersebut tidak lantas membuat UMS berbangga diri, pasalnya masih terdapat segudang pekerjaan rumah yang harus diselasaikan. Salah satunya adalah menarik minat universitas asing untuk melakukan penelitan di UMS.

Kendati demikian, dengan hasil yang dirilis tersebut menunjukan eksistensi UMS untuk tetap berada pada jajaran top university di Indonesia bahkan di Asia. Saat ini UMS juga sedang menggalakan penelitian di lingkuan sivitas akademika. Pada penilitian mahasiswa selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan. Sedangkan penelitian dosen dituntut untuk meningkatkan kualitasnya sehingga dapat terindeks pada lembaga indeksasi internasional.

Melihat upaya peningkatan pada salah satu sektor akademik, patutlah segenap sivitas akademik UMS memberikan dukungan yang maksimal. Selain itu bukan tidak mungkin harapan UMS untuk go internasional dapat terwujud dalam beberapa tahun kedepan. (Ahmad)

Mahasiswa magang dari Universitas Pendidikan Sulta Idris Malaysia secara simbolis dilepas oleh Dekan FKIP Prof Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum pada Kamis (26/10) bertempat di gedung induk Siti Walidah. Mahasiswa asal UPSI telah menyelesaikan program latihan mengajar yang merupakan bagian dari program kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia. Program magang tersebut diikuti oleh delapan mahasiswa asal UPSI dengan latar belakang berbagai jurusan, baik kependidikan maupun non kependidikan. Program ini dimulai sejak 5 September hingga 23 Oktober yang bertempat di sekolah- sekolah Muhammadiyah di Kota Surakarta.
Pada acara pelepasan tersebut Prof Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum selaku Dekan FKIP menyampaikan apresiasi yang positif dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada mahasiswa asal UPSI. Beliau berharap agar program ini terus berjalan karena memberikan manfaat yang luar biasa bagi kedua belah pihak. Selain itu, beliau juga turut berpesan untuk selalu mempelajari hal-hal yang sudah didapat saat magang dan mengembangkanya agar bermanfaat bagi kehidupan.
FKIP terus berbenah dan berinovasi, salah satunya dengan mengadakan program kerjasama Internasional untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas pembelajaran. Program ini merupakan bagian dari kerjasama UMS dan UPSI yang bersifat timbal balik, UMS sebelumnya telah mengirimkan sepuluh mahasiswanya untuk mengikuti program serupa di UPSI Malaysia. Acara diakhiri dengan refleksi pelaksanaan magang yang disampaikan oleh Dr. Rahayu selaku kepala SMA Muhammadiyah 1 Surakarta dan penyerahan cinderamata oleh Dekan FKIP UMS kepada perwakilan dari UPSI.

Auditorium Muhammad Djazman nampak sangat berbeda dengan riuh dan ramainya mahasiswa pada Jumat 20 Oktober 2017. Hal tersebut dikarenakan adanya perhelatan Festival Film Dokumenter Magang Terintegrasi KKN Dik yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Festival dibuka langsung oleh Rektor UMS, Dr. Sofyan Anif, M.Si. Beliau memberikan apresiasi positif terhadap acara ini. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memiliki visi membangun umat yang beradab berdasarkan islam berkemajuan, termasuk menginspirasi melalui penayangan film dokumenter yang dihasilkan langsung oleh mahasiswa.
Selain itu Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum, turut serta berpesan untuk selalu meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan dan berperan aktif dengan menghasilkan capaian dan luaran yang menginspirasi dan bermanfaat. Beliau juga mengungkapkan akan mengagendakan festival tersebut secara reguler sekaligus mengembangkan hingga daerah Papua. Mahasiswa berhasil mengembangkan sebuah karya dokumenter dengan sinematografi yang sudah cukup baik dan didukung oleh storyline yang sangat rapi.

Total film yang mengikuti festival ini ialah sejumlah 7 film yang berasal dari program magang terintegrasi di sejumlah wilayah, antara lain Bangka Belitung, Pontianak, Medan, Mataram-Lombok, Malaysia, Suksassart dan Khon Kaen University (Thailand), demikian paparan Wakil Dekan III FKIP Dr. Djalal Fuadi, M.M. yang sekaligus bertindak sebagai dewan juri.
Selanjutnya festival diisi dengan sesi coaching pengintegrasian laporan magang dalam format PKM-AI dan PKMM yang dijelaskan oleh Endang Setyaningsih, M.Si. dan Laili Etika Rahmawati, M.Pd.
Acara tersebut diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan hadiah untuk para pemenang film. Adapun sebagai juara pertama adalah film dari Bangka Belitung, kedua film dari Mataram Lombok, dan ketiga adalah film dari Thailand.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Sabtu (14/10/2017) mengenalkan secara resmi program studi baru, yaitu S2 PGSD yang didasarkan pada Surat Keputusan Izin Operasional Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi nomor 525/KPT/I/2017. Pendaftaran magister S2 PGSD telah dimulai sejak launching tersebut untuk semester genap tahun ajaran 2017/2018.
Selain itu diperkenalkan juga program studi Program Profesi Guru (PPG) yang akan dimulai dilaksanakan pada awal tahun depan.
Launching program studi baru ini dilakukan oleh Ketua Ketua Badan Pelaksana Harian UMS, Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum, Direktur Pascasarjana UMS, Prof. Dr. Bambang Sumarjoko, Ketua FKIP UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, dan Pj. Kaprodi S2 PGSD, Prof. Dr. Sutama

Rektor UMS, Dr. Sofyan Anif, melepas 3 atlet Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) kontingen Mahasiswa Jawa Tengah yg akan dilaksanakan 13-20 oktober 2017 di Makassar. Salah satu atlet tersebut berasal dari Pendidikan Olah Raga (POR) FKIP UMS, yaitu Dela Kusumawati. Selamat berjuang, semoga dapat menorekah prestasi demi almamater tercinta.

FKIP UMS mendapat amanah menjadi salah satu penyelenggara PPG, hal ini didasarkan pada Keputusan Menristek dan Dikti RI Nomor 280/M/KPT/2017 tentang Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Profesi Guru yang ditetapkan pada 26 September 2017.

Kebutuhan akan bahan ajar yang berkualitas mutlak menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses pembelajaran. FKIP UMS pada (19/9) mengadakan workshop berkaitan dengan pembuatan bahan ajar, acara tersebut bertempat di ruang sidang cakap 1 FKIP UMS. Acara ini digelar dalam rangka suksesi target pencapaian bahan ajar yang terserap dalam skema hibah bahan ajar dari Kemenristekditi.
Prof. Dr. Sutama, M.Pd., selaku Wakil Dekan 1 FKIP UMS membuka acara dengan pesan dan semangat kepada peserta workshop akan pentingnya memberikan bahan ajar yang terstruktur dan berkualitas.
Workshop tersebut diikuti oleh Dosen dari berbagai program studi di lingkunan UMS. Acara tersebut dihadiri Prof. Anik Gufron dari Universitas Negeri Yogyakarta sebagai narasumber. Beliau memulai paparanya dengan menyampaikan aturan perubahan hibah bahan ajar dari Belmawa Dikti, selanjutnya beliau juga menyampaikan esensi dari bahan ajar secara komprehensif.
Bahan ajar merupakan isi pembelajaran berupa pengetahuan, nilai-sikap, dan keterampilan. Pengembangan kurikulum harus menentukan kerangka konseptual saat memilih bahan ajar. Selanjutnya, kerangka konseptual digunakan untuk menentukan kategori pengetahuan, ide pokok, dan esensi materi. Selain itu kriteria saat menyeleksi bahan ajar juga harus mendapat perhatian penuh, adapun kriteria tersebut ialah; validitas, signifikansi, menarik, mudah dipelajari, konsisten dengan realita sosial dan berguna.