Mahasiswa KKNDik FKIP UMS: Selesaikan Tugas Hadirkan Pendidikan MKPT Masa Pandemi

Surakarta, 8 Maret 2021

Adaptasi dan akselerasi program merupakan kata kunci untuk memajukan kegiatan akademik, pembelajaran, kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. Menyikapi masa pandemi yang bisa menyebabkan loss generation atau bahkan education death ini, FKIP UMS mengadaptasi KKNDik reguler menjadi KKNDik MKPT (Masyarakat, Komunitas, Perintis, Tematik) pada masa pandemi ini ke berbagai penjuru sejak dari Aceh s.d Jayapura, baik di Indonesia maupun di Thailand, khususnya di sekolah-sekolah perinstis. Sekolah-sekolah perbatasan atau sekolah-sekolah yang terakreditasi C atau bahkan belum terekreditasi. Tujuan utamanya adalah untuk menghadirkan pendidikan bagi anak-anak yang yang sudah merindukan proses dan hadirnya pendidikan selama masa pandemi ini. Demikian disampaikan oleh Prof. Harun Joko Prayitno selaku Dekan FKIP UMS, sekaligus sebagai Ketua ALPTK PTMA pada acara penarikan sekaligus refleksi kegiatan KKNDik MKPT ini.

Salah satu manfaat penting dari KKNDik MKPT ini adalah bagi anak-anak usia sekolah sangat merasakan hadirnya proses pendidikan secara induktif, menghidupkan suasana pendidikan di lingkungan masyarakat baik informal maupun non formal, dan menjadi wahana penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi berkehidupan bermasyarakat. Febrianti salah satu wakil mahasiswa yang melaksanakan KKNDik di salah satu pulau terluar di Jayapura dan Winda salah satu mahasiswa yang melaksanakan KKNDik di pulau terluar di Sulawesi menyampaikan banyak pengalaman terpetik yang didapat dari pelaksanaan KKNDik ini. Hal sama juga dikemukan oleh salah satu penerima manfaat program KKNDik ini yaitu SMAN Gunung Seger di Aceh, Bapak Drs. Syaiful Hidayat bersama mahasiswa Alda yang mengharapkan agar program ini dapat dilanjutkan pada masa-masa yangaa akan datang. Kolaborasi yang melibatkan hampir 500 kelompok masyarakat, baik masyarakat pendidikan formal, informal, nonformal ini menjadi salah satu implementasi visi FKIP UMS yaitu menjadi inisiator dan penggerak perubahan pendidikan.

Konsep KKNDik pada tahun ini mengusung tema KKNDik MKPT, dimana para mahasiswa berbaur dengan masyarakat di lingkungan pendidikan yang dapat berupa kelompok masyarakat, komunitas, perintis, dan tematik. Dalam penyelenggaraan KKNDik ini para mahasiswa dimandirikan mulai dengan penentuan lokasi sampai dengan perizinan kegiatan dengan tokoh masyarakat sekitar. KKNDik tahun ini diikuti sebanyak 1.466 mahasiswa yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia bagian barat sampai timur serta mahasiswa di luar negeri seperti di Thailand. Selain itu, terdapat 13 mahasiswa mengikuti program KKNDik KMP (Kampus Mengajar Perintis) yang diselenggarakan oleh Kemdikbud RI yang didanai oleh LPDP.

Harapan kami dengan adanya KKNDik ini semoga bisa meningkatkan kemampuan soft skill dan life skill para mahasiswa. Salam @FKIP CAKAP.