Prodi Matematika UMS berhasil meraih akreditasi unggul dari LAMDIK, menegaskan posisinya sebagai program studi terbaik di bidang matematika. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh dosen dan staf.
Dr. Muhammad Noor Kholid, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Prodi Matematika, menyatakan kebanggaannya atas prestasi ini dan menegaskan komitmen prodi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Akreditasi ini diharapkan dapat menciptakan lulusan kompeten dan berdaya saing tinggi serta menjadi inspirasi bagi program studi lainnya di perguruan tinggi.

 

Surakarta 4-5 April 2023, Bertepat di Gedung Auditorium Djazman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Profesi Guru(PPG) UMS mengadakan berbagai Kegiatan pembelajaran yaitu Wawasan Kebhinekaan Global, Gelar Karya Proyek Kepemimpinan, Refreshing Spiritual, dan yang terakhir ditutup dengan buka puasa bersama. Kegiatan tersebut dibagi menjadi 2 gelombang yaitu mahasiswa PPG gelombang pertama dan gelombang kedua

Pada Hari Pertama Selasa, 4 April Mahasiswa PPG gelombang pertama yang berjumlah lebih dari 500 orang melakukan pembelajaran Wawasan Kebhinekaan Global yang sudah dibagi setiap Kelas. kemudian kegiatan hari pertama tersebut ditutup dengan Refreshing Spiritual di Gedung Auditorium Djazman yang di isi langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Dr. Sofyan Anif, M.Si. Dalam Kajiannya Rektor UMS tersebut berpesan agar mahasiswa PPG memanfaatkan Betul bulan Ramadhan sebagai sarana meningkatkan kegiatan beribadah, beliau juga menambahkan agar mahasiswa PPG selalu semangat dalam belajar dan memantapkan niat untuk meembangun pendidikan bangsa khususnya generasi muda kedepannya. Calon guru harus mengikuti perkembangan zaman sehingga mampu memilih cara pembelajaran yang sesuai dan efektif. acara Refreshing Spiritual tersebut ditutup dengan agenda buka puasa bersama mahasiswa PPG gelombang pertama yang dilakukan secara prasmanan.

pada Hari Kedua Rabu, 5 April Mahasiswa PPG gelombang pertama melakukan kegiatan gelar karya proyek Kepemimpinan berbagai inovasi dan kegiatan dilakukan secara antusias oleh mahasiswa PPG seperti “Sosialisasi Penggunaan Teknologi Dalam Pembelajaran Di SMK Bhinneka Karya 1 Boyolali”, “Projek Penguatan Profil Pelajaran Pancasila Melalui Kegiatan SR (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Replant) Di Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Surakarta”, “Pengembangan Kemampuan Literasi Peserta Didik di SDN Makamhaji 05 Melalui Pembuatan Pojok Literasi” dan berbagai judul kreatif lainnya.

kemudian untuk kegiatan mahasiswa PPG Gelombang kedua yang berjumlah 250 orang melaksanakan Pembelajaran Wawasan Kebhinekaan Global yang juga dibagi untuk setiap kelasnya. kemudian dilanjutkan dengan acara Refreshing Spiritual yang diisi oleh Wakil Rektor 4 UMS Prof. Dr. dr. Em Sutrisna, M.Kes. Dalam Kajian ini Prof Em Sutrisna mengatakan berbagai manfaat puasa dari segi kesehatan maka pilihan yang sangat tepat dan bijak apabila Umat Islam rutin melakukan puasa tidak hanya ketika dibulan Ramadhan saja. Selanjutnya kegiatan Refreshing Spiritual pada hari ke 2 ditutup dengan buka bersama mahasiswa PPG gelombang kedua.

Surakarta, 6 April 2023 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar acara Safari Ramadhan Pengajian dan Buka Bersama sebagai wujud kegiatan sosial dan keagamaan yang dilaksanakan setiap tahunnya. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 6 April 2023 ini berlangsung meriah di Auditorium Moh. Djazman UMS.

Kegiatan ini dihadiri seluruh keluarga besar FKIP baik dosen dan tendik FKIP UMS, serta tamu undangan dari berbagai instansi dan komunitas di Kota Surakarta. Acara yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB ini dipenuhi dengan kegiatan pengajian yang dipimpin oleh Dr. Muh Samsuri, M.SI., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar.

Dalam pengajiannya, Dr. Muh Samsuri menyampaikan materi yang menginspirasi dan memberikan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai Islam serta pentingnya menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Ia juga membahas topik seputar pendidikan Islam yang relevan dengan konteks pendidikan di FKIP UMS. Peserta pengajian sangat antusias dan terlibat aktif dalam diskusi yang berlangsung setelah pengajian selesai.

Setelah pengajian, dilanjutkan dengan acara buka bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Meja makan yang dipersiapkan dipenuhi dengan hidangan berbagai jenis makanan yang disediakan oleh panitia. Suasana kebersamaan dan kegembiraan terasa begitu kental saat seluruh peserta menikmati hidangan berbuka puasa bersama.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP UMS, Prof. Sutama, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dr. Muh Samsuri dan semua pihak yang terlibat dalam suksesnya acara Safari Ramadhan ini. Beliau juga mengingatkan pentingnya semangat berbagi ilmu dan saling menguatkan di antara komunitas akademik FKIP UMS.

Acara Safari Ramadhan Pengajian dan Buka Bersama FKIP UMS ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi antara mahasiswa, dosen, dan komunitas di lingkungan FKIP UMS serta meningkatkan kecintaan dan pemahaman akan nilai-nilai keislaman dalam konteks pendidikan. Semoga acara ini menjadi momentum yang membawa berkah dan kebaikan bagi semua peserta.

ums.ac.id, SURAKARTA – Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani asesmen lapangan untuk akreditasi prodi. Asesmen lapangan dilakukan oleh Prof., Dr., Heris Hendriana, M.Pd., dan Dr., Djamilah Bondan Widjajanti, M.Si., selaku Asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Proses visitasi lapangan yang dilakukan LAMDIK berlangsung selama dua hari dari 27-28 Maret, dan dilakukan secara daring melalui zoom meeting.

Sebelum verifikasi lapangan dilakukan, Rektor UMS Prof., Dr., Sofyan Anif, M.Si., menyambut para asesor dan menyatakan bahwa Prodi Pendidikan Matematika merupakan prodi kebanggaan UMS. “Prodi Matematika memang menjadi salah satu prodi kebanggaan kami karena sejak awal SDM nya bagus dan sekarang animo (antusias) mahasiswa yang masuk di pendidikan Matematika juga luar biasa,” jelas Prof. Sofyan Anif. Dia juga menjelaskan di Prodi Pendidikan Matematika, seleksi untuk dapat bergabung di prodi tersebut sangat ketat dan dosen-dosennya sudah 100% memiliki id scopus.

Di kesempatan lain, Kepala Prodi Pendidikan Matematika UMS Dr., Muhammad Noor Kholid, S.Pd., M.Pd. menerangkan bahwa untuk mengikuti akreditasi, telah dilakukan persiapan semaksimal mungkin dalam pengumpulan data yang ada, dari tiga tahun yang lalu. “Untuk persiapan kami, sudah dilaksanakan kurang lebih tiga sampai empat tahun terakhir. Karena memang data yang digunakan untuk akreditasi kan memang data tahun sekarang, tahun sekarang min satu, tahun sekarang min dua,” terang Muhammad Noor Kholid.

Selama proses visitasi lapangan, menurutnya ke dua asesor memberikan berbagai masukan baik untuk prodi maupun kampus, dan hal tersebut menjadi ruang perbaikan bagi prodinya. Setelah menyelesaikan proses akreditasi LAMDIK ini, lanjut dia, prodinya akan fokus pada akreditasi internasional Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA). Dia juga menyampaikan harapan pada akreditasi kali ini agar prodi Pendidikan Matematika UMS dapat mempertahankan predikat unggul yang pernah didapatkannya.

“Harapannya tetap unggul, karena memang sudah unggul. Terus setelah ini prodi kami fokus untuk akreditasi internasional,” ungkapnya. Bersama dengan empat prodi lain di FKIP UMS, Kaprodi Pendidikan Matematika UMS berharap bisa mendapatkan predikat excellent di akreditasi FIBAA. “Dan semoga nanti hasilnya excellent, sehingga bisa membawa nama harum UMS di tingkat internasional, membanggakan mahasiswa, para dosen, alumni, dan semuanya,” tambahnya. (Maysali/Humas)

Berita ini telah tayang padang Laman https://www.kompasiana.com/

Surakarta, Maret 2023 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Semester Gasal 2022/2023. Agenda RTM ini berfokus pada evaluasi capaian program studi dan pengembangan sarana pembelajaran guna meningkatkan kualitas pendidikan di FKIP.

Beberapa poin penting yang dibahas dalam RTM kali ini meliputi:

  1. Revisi Kurikulum Berbasis MBKM: FKIP terus mendorong program studi untuk melakukan revisi kurikulum secara mayor, menyesuaikan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan menghadirkan pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk membantu proses peninjauan.
  2. Fasilitas Aksesibilitas untuk Penyandang Disabilitas: FKIP telah menindaklanjuti usulan sebelumnya dengan mengajukan pengadaan fasilitas bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Selain itu, tangga khusus penyandang disabilitas telah dibangun untuk memudahkan akses ke gedung-gedung fakultas.
  3. Peningkatan Sarana Pembelajaran: Penambahan ruang microteaching menjadi prioritas FKIP untuk meningkatkan kualitas praktik pembelajaran bagi mahasiswa. Hal ini juga sejalan dengan upaya memperkuat sarana pembelajaran berbasis teknologi.
  4. Kerjasama Internasional: Prodi Pendidikan Akuntansi telah mengajukan review kurikulum oleh pakar dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia. Kolaborasi internasional ini diharapkan dapat meningkatkan standar kurikulum dan memperkuat jejaring global FKIP UMS.

Melalui rapat ini, FKIP UMS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan pelayanan pendidikan guna menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Evaluasi dari setiap program studi juga diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan untuk pengembangan lebih lanjut di masa mendatang.

 

ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (Alexainfoterkini.com)

SURAKARTA – Melepas calon wisudawan periode 3 tahun 2022/2023, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) memberikan pembekalan kepada para calon alumninya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Auditorium Djazman pada Selasa (14/3) dan mengangkat tema “Mengukir Prestasi, Meraih Mimpi, Bersama FKIP UMS”.

Sebanyak 402 calon wisudawan FKIP UMS mengikuti pembekalan ini, dan calon wisudawan terbaik fakultas berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) sebesar 3.97.

Dalam pelaporan dan pengarahan kepada calon wisudawan, Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Sutama, M.Pd. berpesan agar selalu bekerja secara cerdas sehingga menjadi pekerja yang luar biasa.

“Yang tidak kalah pentingnya, semua, bukan hanya yang IP terbaik, mempunyai peluang sukses dengan kerja cerdas tanpa batas. Tanpa kerja cerdas tanpa batas, nanti hanya menjadi pekerja biasa,” ungkapnya.

Lanjutnya, dia berpesan jika para calon wisudawan ingin menggeluti gelar sarjana yang telah didapatkannya, bisa ditingkatkan lagi dengan melanjutkan studi.

Pada bagian lain,  Rektor UMS Prof., Dr., Sofyan Anif, M.Si juga memberikan pesan agar para calon calon alumni FKIP UMS ini bisa menjadi seorang guru yang selalu dikenang.

“Guru itu akan selalu ada di sanubari seorang siswa sampai kapanpun, yang terpuji sebagaimana nyanyian tadi (Hymne Guru). Yang kerja keras seperti itu pasti akan dijadikan sebagai pahlawan bangsa patriot tanpa tanda jasa,” ungkap Prof Anif.

Sofyan Anif juga menerangkan bahwa untuk melengkapi gelar guru profesional bukan hanya sosok guru yang cara mengajarnya baik melainkan sosok yang bisa mengembangkan diri.

“Guru profesional itu adalah guru yang tidak hanya cara mengajarnya baik, bisa diterima oleh siswa, tetapi juga guru yang senantiasa mengembangkan diri sendiri,” terang Sofyan Anif.

Rektor UMS itu juga menunjukkan kebanggannya kepada para calon wisudawan jika mereka menjadi seorang guru yang mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan negara, dan seorang guru yang menunjukkan kinerja dan prestasi.

Lulusan terbaik FKIP UMS Dimas Luhur Aji Prabowo yang mendapatkan IPK 3.97 menyampaikan pesannya di hadapan teman-temannya.

“Dalam dunia kerja, tidak sedikit tantangan yang akan kita lalui bersama. Sebagai lulusan calon guru, kita pasti akan menemui sesuatu, cacian, cibiran, cemoohan dan juga kata-kata yang kurang mengenakan,” katanya.

Dia juga mengingatkan kepada teman-temannya bahwa jurusan keguruan adalah jurusan yang sangat mulia. Karena menurutnya, tanpa adanya guru, tidak akan ada pemimpin-pemimpin negara. Dia juga mengatakan agar teman-temannya tetap yakin dengan ilmu mereka, dan harus bangga dengan profesi yang dimiliki.

Dalam acara pembekalan ini, FKIP UMS menghadirkan alumni Yasa Griya Sejati, S.Pd., M.Pd dari PG PAUD untuk memberikan semangat dan motivasi, serta menghadirkan Dr. Fitri Fuji Rahmawati, M.Hum., M.Pd untuk memberikan arahan dalam memasuki dunia kerja.

Di kesempatan lain, Prof Sutama juga berpesan bahwa calon wisudawan untuk bisa selalu menghargai orang lain dengan baik dan tetap berprestasi di manapun mereka berada baik di dunia kerja maupun di masyarakat.

“Kami berpesan, calon wisudawan ini tetap menggerakkan, khususnya adalah terutama karakternya. Yang utama adalah menghargai setiap orang selain itu, dia harus selalu berprestasi di manapun berada. Untuk itu tadi saya semangati kerja cerdas tanpa batas,” pungkasnya.

 

Berita Ini tayang pada Laman https://www.alexainfoterkini.com/

Pada tanggal 27 Februari tim dosen FKIP bertolak ke Australia guna melaksanakan PKM Luar Negeri di Muhammadiyah Australia College (MAC). Romobongan berangkat ke Australia bersama dengan tim UMS yang dipimpin oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. Peserta dalam pengabdian tersebut terdiri dari Mauly Halwat Hikmat, Ph.D. (WD 1), Dr. Murfiah Dewi Wulandari , S.Psi. (WD 2), M.Psi, Dr. Laili Etika Rahmawati, S.Pd., M.Pd, Koesoemo Ratih, Ph.D., Nur Amalia, S.S., M.Teach, dan Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum.

Pengabdian dilaksanakan di kelas-kelas Pre-school Grade 1-7 di MAC yang jumlah siswanya 129 anak dengan materi Ice-breaking, English for Children, dan Tahfidz. Selain kegiatan pengabdian, tim juga menjalin kerja sama dengan penandatanganan MoU agar ke depan para mahasiswa FKIP UMS dapat melaksanakan magang ataupun Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) di sekolah tersebut.

Selanjutnya dalam kunjungannya ke Australia tim bergerak menuju University of Melbourne untuk penandatanganan kerjasama berupa visiting lecturer, joint research dan student exchange. (azh)

Assalamualaikum Wr Wb.
berikut Denah Pembekalan Wisuda Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMS

Denah Dapat diunduh pada tombol “Unduh” Berikut


Unduh

Terimakasih
Wassalamualaikum Wr Wb

[pdf-embedder url=”http://fkip.ums.ac.id/wp-content/uploads/sites/43/2023/03/Undangan-Pembekalan-Wisuda-Maret-2023-Periode-III-TA-2022-2023.pdf” title=”Undangan Pembekalan Wisuda Maret 2023 – Periode III TA 2022-2023″]

Program

Merdeka Belajar Episode ke-23 yang bertajuk “Buku Bacaan Bermutu untuk Literasi Indonesia diluncurkan Kemendikbudristek pada 27 Februari 2023. Program itu berfokus pada penyaluran sekitar 15 juta buku bacaan bermutu untuk jenjang PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan sekolah dasar yang disertai fasilitas pelatihan guru pendamping untuk pemanfaatan buku tersebut.

Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan, bahwa program itu dilaksanakan untuk mengatasi masalah literasi peserta didik yang rendah. Hasil Apesmen Nasional tahun 2021 menunjukkan, satu dari dua peserta didik jenjang SD sampai SMA belum mencapai kompetensi minimumn

Program Merdeka Belajar episode ini merupakan intervensi pemerintah dalam mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Buku-buku terutama dikirimkan ke sekolah-sekolah yang berada di daerah terluar, tertinggal dan terdepan (3T) dengan peringkat literasinya sangat rendah.

Intervensi pemerintah dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di daerah 3T merupakan suatu keniscayaan dan sudah selalu dilakukan. Pada tahun 2019, kemendikbud juga membagikan tablet elektronik yang berisi materi pelajaran ke sekolah-sekolah di daerah 3T. Harapannya peserta didik di daerah 3T dapat mengakses materi pelajaran yang sama dengan peserta didik di perkotaan.

Namun keberadaan fasilitas tidak serta merta dapat menciptakan, jika fasilitas tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Sangat tepat jika kebijakan pengiriman buku ini disertai dengan pengadaan pelatihan, dan pendampingan untuk membantu sekolah memanfaatkan buku- buku yang diterima.

Bermakna

Buku-buku tersebut pertu dimanfaatkan secara maksimal, dengan pendampingan yang efektif, sehingga membaca menjadi aktivitas yang bermakna bagi peserta didik. Pendamping perlu dibekali dengan berbagai teknik membaca yang menyenangkan dan menginspirasi, sehingga dapat menumbuhkan sikap membaca sebagai kebutuhan, bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban.

Menumbuhkan kebutuhan. mernbaca peserta didik bukanlah perkara mudah, apalagi di daerah- daerah yang memang fasilitas bacaan selama ini kurang. Perlu ada kesamaan persepsi dan kesamaan langkah dari semua pelaku dan pejuang pendidikan, terutama warga sekolah untuk bersatu padu menggelorakan kegiatan membaca yang bermakna.

Pendamping perlu memiliki teknik-teknik pendampingan yang seiring dengan maksud pengiriman buku ini yaitu buku sebaga jendela, pintu geser dan cermin begi pembaca. Buku berperan sebagai jendela dimaksudkan bahwa buku membantu pembaca melihat pengalaman baru. Buku berperan sebagai pintu geser adalah buku membawa pembaca untuk berimajinasi mengeksplorasi dunia baru melalui ilustrasi dan cerita fantasi. Adapun buku berperan sebagai cermin yaitu buku memberikan kesempatan untuk merefleksikan pengalaman hidupnya melalui cerita dalam

Peran buku sebagai jendela, pintu gener, dan cermin bagi pembaca tentu hanya akan menjadi wacana, jika tidak diikuti dengan tindakan nyata aktivitas membaca yang bermakna. Fasilitas buku bacaan telah disediakan jutaan eksemplar Buku-buku ini hanya akan menjadi pangan di rak-rak perpustakaan sekolah, jika tidak ada gerakan membaca sebagai kabutuhan. Mari kita tumbuhkan kebutuhan membaca.

Main Sufanti. Dosen Program Studi PBSI, FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta

Artikel ini terbit di Suara Merdeka pada Tanggal 6 Maret 2023

ums.ac.id, PABELAN – SMA Muhammadiyah 2 Surakarta salah satu sekolah mitra dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), melakukan launching Program Unggulan Tahfidz, Industri Kreatif Digital, Bimbingan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Dekan FKIP UMS, Prof., Dr., Sutama, M.Pd menuturkan sudah sejak lama SMA Muhammadiyah 2 Surakarta menjadi mitra UMS. “Kami terus mendorong SMA Muhammadiyah 2 Surakarta ini menjadi teladan untuk sekolah-sekolah lain, dan alhamdulillah kegiatan launching pada Rabu lalu berjalan lancar,” paparnya, Senin (6/3).
Tama menyampaikan bahwa launching program unggulan itu inisiasi FKIP UMS, di mana Pendidikan Teknik Informatika (PTI) juga melakukan kegiatan pengabdian dalam hal kewirausahaan berbasis digital. Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta, dan Kepala Sekolah sekitar.
“Program unggulan tahfidz di SMA ini apabila ada siswa-siswinya yang hafal 20 juz atau lebih, maka dari FKIP akan memberikan beasiswa. Nanti saat wisuda Tahfidz, kita akan berikan tabungan pendidikan yang bisa dipergunakan untuk lanjut studi penerima,” tambah Dekan FKIP itu. Selain itu, lanjut dia, pihaknya melakukan pendampingan untuk siswa-siswi dalam menggapai cita-cita, dalam akademik baik kuliah di kampus negeri maupun swasta. Baik dalam negeri ataupun luar negeri. Apabila ada yang ingin langsung bekerja juga akan tetap didampingi.
“Harapan kami, masyarakat dapat mendukung dan bisa menitipkan anak cucunya di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta yang merupakan sekolah unggulan bagi masyarakat,” ungkapnya. Konsep sekolah swasta itu, paparnya, harus selalu melakukan inovasi dan selalu berbenah diri. Tanpa berbenah diri, cepat atau lambat akan ditinggalkan oleh masyarakat.
Menurut Ketua Program Studi PTI UMS, Arif Setiawan, S.Kom., M.Eng., menyampaikan bahwa awalnya kegiatan itu merupakan pengabdian dosen, kemudian berlanjut ke program industri kreatif yang dilaksanakan sebagai program keunggulan sekolah.
“Kegiatan diharapkan dapat menyebarluaskan kemampuan dosen dan mahasiswa PTI di bidang industri kreatif dan jg mampu meningkatkan reputasi ums di bidang pengabdian bagi Muhammadiyah,” ujar Kaprodi PTI itu.
Sedangkan Ketua Pengabdian, Dians Aziz Pramudita, S.Pd, M.Sc., menyampaikan program pengabdian diikuti oleh 5 dosen dan 5 mahasiswa. Namun seiring berjalannya waktu, pihaknya menambah Sumber Daya Manusia (SDM) lagi untuk mengelola itu.
“Kegiatan pengabdian ini masih berjalan, dengan melakukan pendampingan mata pelajaran industri kreatif digital pada setiap minggunya dengan topik yang berbeda-beda,” tambahnya. (Fika/Humas)