Karanganyar, 31 Januari 2020

Pendidikan lanjutan atau biasa yang disebut dikjut merupakan agenda wajib yang ada di organisasi pecinta alam Sangguru FKIP UMS, dikjut ini merupakan syarat wajib bagi anggota muda yang telah selesai melakukan pendidikan dasar, dikjut ini dilakukan pada rentan waktu bulan Januari sampai April dengan urutan dikjut, dikjut MPGH, dikjut IMPK, dikjut Caving, dan dikjut RC. Dikjut ini merupakan permulaan dari serangkaian dikjut untuk menjadi angota penuh. Alhamdulilah pada bulan Januari telah dilaksanakan dikjut MPGH (Manajemen Perjalanan Gunung Hutan) yang diadakan di gunung Lawu jalur via Candi Cetho pada tanggal 21-23 Januari 2020 yang di ikuti oleh 18 anggota muda dan pendamping lapangan berjumlah 7 orang, perjlanan dikjut ini dimulai dari kampus 1 ums dengan mengendarai kendaraan umum bus, diberangkatkan dikjut setelah selesai upacara pelepasan yang dilaksanakan di lapangan parkiran utara gedung B.

Dikjut ini berbeda dengan diantara tiga dikjut lainnya, karena segala keperluan untuk dikjut MPGH ini yang mengurus adalah anggota muda, namun tidak serta merta kami selaku senior melepaskan segala pergerakan yang dilakukan oleh anggota muda kami juga ikut mengkontrol segala aktifitas dan pergerakan kepanitiaan dari anggota muda. Progam dikjut ini sudah disiapkan semenjak ada rapat kerja MPA Sangguru dan selang tiga hari diadakan pembentukan panita,

Proses untuk menjalankan dikjut ini ada serangkaian acara sebelumnya ada training center yaitu persiapan fisik untuk membantu fisik supaya prima, persiapan materi untuk membekali para anggota muda guna mengaplikasikan dilapangan kelak, segala persiapan dibentuk dan dijalankan semaksimal mungkin untuk meminimalisir segala hal terburuk yang terjadi pada saat pengaplikasikan dilapangan.

Serangkaian acara dikjut ini dimulai dari kampus 1 semua anggota muda dan pendamping lapangan jam 08.00 sampai di basecamp pendakian Candi Cetho jam 10.30 segala persiapan mengurus tiket masuk sebesar Rp. 15000.- tepat pukul 11.00 kelompok berangkat dari basecamp menuju pos 1 dengan estimasi waktu 2 jam, dengan menghemat tenaga kelompok berangkat kembali menuju pos selanjutanya dengan waktu 2 jam sampai dipos 2 waktu menjukkan jam 15.00 dengan target smapai pos 3 untuk bermalam dipos 3 tepat pukul 17.00 dan dilanjutkan mendirikan tenda doom yang telah dibawa dari kampus, selama perjalanan peserta juga mendata dan mendokumentasikan tumbuhan survival baik yang dapat dimakan atau dimanfaatkan seepanjang jalur pendakian dari pos 1 sampai pos 3.

Hari kedua kelompok berangkat jam 08.30 dari pos 3 menuju ke pos 4 dengan waktu yang agak lama dikarenakan jalur yang panjang alhasil berjalan dengan waktu tempuh 4 jam sampai dipos 4 pukul 11.00, sama seperti dihari pertama seluruh peserta tetap mendata dan mendokumentasi segala tanaman survival yang ditemukan disepanjang jalur pendakian memang dari awal kami mengkonsep seperti itu, lalu kita melanjutkan perjalanan menuju pos berikutnya yaitu pos 5 dengan waktu tempuh 2 jam dilanjutkan istirahat sholat makan, mengingat waktu masih lama untuk menuju istirahat diputuskan langsung tembak menuju puncak Hargodumilah dan Alhamdulilah sampai pucak jam 16.30 dilanjutkan upacara dipuncak Hargodumilah, dan mengingat wkatu sudah sore pukul 17.00 diputuskan turun menuju pos 5 sampai pos 5 pukul 18.30 dan dilanjutkan istirahat mendirikan tenda untuk bermalam dihari kedua di gunung Lawu.

Hari ketiga kelompok bangun jam 5 untuk sholat subuh dan masak dilajutkan pemanasan pagi untuk megurangi segala resiko yang sering terjadi digunung, pukul 07.00 giat dimulai kembali diawali dengan packing ulang dan mendata bahan survival di sekitar pos 5, setelah semua dirasa cukup pukul 08.00 kelompok turun menuju pos basecamp pendakian gunung Lawu via Candi Cetho, dengan jalur yang sedikit terjal memudahkan perjalanan turun sedikit lebih cepat dari pada berangkatnya alhamdulilah sampai basecamp Candi Cetho jam 13.30 anggota muda dan pendamping lapangan istirahat sejenak sembari menunggu bus penjemputan datang, bus datang di Candi Cetho jam 14.30 dan sampai kampus UMS jam 17.30.

Pendakian gunung yang sukses bukan semata mata hanya menuju puncak, namun pendakian gunung dikatakan sukses apabila kita berangkat dengan sehat dan kembali dengan keadAan sehat (Aziz Arifin, 2020).

Salam @FKIP CAKAP.

[wzslider autoplay=”true”]

Boyolali, 22 Januari 2019

Sebanyak 290 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti penyerahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKNDik) di Kabupaten Boyolali. Kegiatan serah terima mahasiswa KKNDik FKIP UMS dilakukan oleh Prof. Sutama selaku Wakil Dekan 1 FKIP UMS di PDM Boyolali pada hari Selasa 21 Januari 2020. Kegiatan tersebut dilakukan di Pondok Pesantren Abdurrohman Bin Auf, Nogosari.

Sejumlah mahasiswa tersebut akan ditempatkan di tiga kecamatan di Kab. Boyolali yaitu Kecamatan Banyudono, Nogosari, dan Andong. Kegiatan Penyerahan mahasiswa KKNDik di Kab. Boyolali tersebut dihadiri segenap pimpinan kabupaten, diantaranya dari LPCR, DPM, Danramil, Kapolres, Majelis Disdasmen dan juga civitas akademika UMS.

Dalam sambutan penyerahan mahasiswa, Prof. Sutama menyampaikan bahwa program KKNDik FKIP UMS yang sudah berlangsung kali ke 3 tersebut berbeda dengan KKN yang biasanya, dimana fokus kegiatannya bukan hanya pada kegiatan belajar mengajar namun juga terkait dengan management sekolah, pengelolaan, pengembangan dan pemberdayaan. Mahasiswa nantinya akan mengikuti kegiatan KKNDik selama kurang lebih 1.5 bulan.

Selain ini, Prof. Sutama juga menyampaikan bahwa, “Mahasiswa KKNDik juga mendapatkan tuntutan yang tinggi, dimana hasil luaran dari KKNDik ini adalah artikel ilmiah yang akan di publikasi pada Jurnal Nasional/Internasional. Kemudian juga ada kolaborasi antara Dosen Pendamping Lapangan dan bisa juga pihak guru.”

Serah terima mahasiswa KKNDik berlangsung lancar dan khidmat, dalam sambutan penerimaan yang dilakukan oleh perwakilan dari Majelis Disdakmen, disampaikan bahwa di era milenial dan industri 4.0, perubahan sangat cepat dan dibutuhkan pengembangan SDM yang baik. Harapannya mahasiswa dari FKIP UMS ini mampu membantu mengembangkan kualitas SDM dan managemen sekolah-sekolah. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan menjadi jembatan dalam membantu siswa dan sekolah untuk menjadi sekolah yang lebih kekinian. Salam @FKIP CAKAP.

Reporter: Hardika Dwi Hermawan

[wzslider autoplay=”true”]

Karanganyar, 21 Januari 2020.

Penyambutan hangat dari Bapak Bupati Karanganyar (H. Juliatmono) bersama Wabup, Kapolres, Komandan Dandim, dan seluruh jajaran Pemkab terhadap peserta KKNDik mewarnai acara pelepasan peserta di pendopo kabupaten sebelum diterjunkan ke lapangan di masing-masing sekolah di kabupaten Karanganyar. Sebanyak 223 peserta yang tergabung dalam 10 program studi di FKIP akan melakukan kegiatan KKNDik dilapangan selama 1.5 bulan atau sampai dengan tanggal 3 Maret 2020 di 25 sekolah.

Dalam acara pelepasan ini dihadiri oleh Bapak Juliatmono (Bupati Karaganyar) beserta jajarannya, pihak dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten karanganyar, Baperlitbang, LPCR, PDM, PCM, Prof. Sofyan Anif (Rektor UMS), Kepala Sekolah, dan DPL dimasing-masing lokasi KKNDik.

Prof. Harun Joko Prayitno (Dekan FKIP) dalam sambutannya, “kegiatan KKNDik kali ini kami konsep berbasis sekolah, karena visi besar yang dikonsep oleh Mendikbud salah satunya yaitu Guru Penggerak”.

Maksud dari guru penggerak tersebut adalah guru penggerak untuk memajukan pendidikan, mencerahkan pembelajaran, membumikan kemampuan berkehidupan bermasyarakat. Harapan dengan hadirnya peserta KKNDik di sekolah-sekolah yang dituju yaitu dapat membuat sebuah perubahan bagi sekolah tersebut dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran, serta tak lupa juga sebagai sarana menigkatkan iklim akademis di lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan yang sama, Juliatmono (Bupati Karanganyar) juga menaruh harapan besar kepada para peserta KKNDik. Harapan itu dengan hadirnya peserta KKNDik di tengah-tengah masyarakat juga dapat membuat perubahan yang dapat membangun ghiroh lingkungan akademik, keagamaan, dan tak lupa juga dapat menghadirkan inovasi. Seperti pada pelaksanaan KKNDik di tahun lalu, peserta KKNDik membuat inovasi bernama keripik biduan (keripik dari biji durian), emping biji durian, dan selai buah naga.

Salam @FKIP CAKAP.

[wzslider autoplay=”true”]

Sukoharjo, 21 Januari 2020.

Penyambuatan mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) di Kabupaten Sukoharjo yang diadakan di Gedung Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo pada Selasa, 21 Januari 2020 berjalan dengan lancar.

Peserta yang diterjunkan pada kabupaten ini sejumlah 221 mahasiswa yang berasal dari berbagai Program Studi di FKIP. Antusiasme yang tinggi tampak pada jumlah peserta yang hadir memenuhi gedung SMK Muhammadiyah1 Sukoharjo di lantai 3.

Hadirin yang menghadiri kegiatan tersebut antara lain Peserta KKNDik, Dosen Pembimbing Lapangan, PDM, PDA, Lurah, Camat, Kepala Sekolah tempat KKNDik serta panitia bersangkutan.

Dalam sambutannya, Dr. Anam Sutopo (Sekretaris Rektor) menuturkan, “Konsep KKNDik pada periode ini ada sedikit perbedaan yaitu fokus utamanya adalah kegiatan di Sekolah dan pendidikan, tetapi tak terlepas dari kegiatan di masyarakat yang berbaur pendidikan”.

Pada kesempatan yang sama, Drs. Darno, M.Pd (Ketua Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kab. Sukoharjo) menaruh harapan yang besar kepada para peserta KKNDik. “Pada jaman sekarang, anak-anak lebih semangat belajar apabila gurunya terlihat muda. Karena para guru-guru muda tersebut mempunyai gara mengajar yang kekinian, dibanding dengan para guru yang senior.”

“Kami berharap dengan hadirnya peserta KKNDik ini dapat menghadirkan warna baru untuk kualitas pendidikan yang ada di Sukoharjo, terutama bagi sekolah-sekolah di pedesaan yang memerlukan sentuhan khusus”, tambah Darno.

Dalam pelaksanaan dilapangan, peserta KKNDik diterjunkan mulai tanggal 21 Januari – Maret 2020. Dikarenakan saat ini masuk pada musim penghujan, setiap posko diberikan 1 buah payung, demikian juga dengan pihak Sekolah diberikan 1 buah payung.

Semoga kegiatan ini dapat menebarkan manfaat untuk Sekolah, Warga sekitar,serta untuk peserta masing-masing.
Salam @FKIP CAKAP.

Reporter: Lina Noor Ethika Widi Jamil

[wzslider autoplay=”true”]

Surakarta, 20 Januari 2020

Sebanyak 1.519 mahasiswa FKIP UMS program KKN Pendidikan (KKN Dik) akan diterjunkan ke lapangan pada 20 Januari – 3 maret 2020. Mahasiswa KKNDik tersebut terbagi menjadi 2 program yaitu program reguler dan program terintegrasi skripsi. Program reguler diikuti sebanyak 1.502 mahasiswa dan program terintegrasi skrip diikuti sebanyak 17 mahasiswa.

Pada hakekatnya pelaksanaan program ini adalah 3 bulan. Sebelum terjun di lapangan, para mahasiswa diharuskan melakukan observasi dan analisis situasi terhadap wilayah yang akan mereka tempati selama KKNDik.

Dalam pelaksanaannya, program KKNDik reguler diterjunkan ke 171 sekolah-sekolah yang berada di Soloraya yang mencakup kabupaten: klaten, boyolali, karanganyar, sragen, sukoharjo, dan wonogiri. Sedangkan untuk program terintegrasi skripsi diterjunkan ke 7 sekolah-sekolah yang berada di kabupaten sukamara, kalimantan tengah.

Acara pelepasan mahasiswa KKNDik yang dilaksanakan pada Senin, 20 Januari 2020 turut dihadiri oleh Prof. Chairil Anwar (Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah), Darno, M.Pd. (Kepala Disdikbud Kab. Sukoharjo), Prof. Sofyan Anif (Rektor UMS) beserta jajarannya dan pimpinan unit, biro, dan lembaga di lingkungan UMS, DPL, serta pimpinan prodi di lingkungan FKIP UMS.

Dalam sambutannya, Prof Harun menegaskan, “tema besar dalam KKNDik pada periode ini adalah guru penggerak untuk memajukan pendidikan, mencerahkan pembelajaran, membumikan kemampuan berkehidupan bermasyarakat. Diharapkan nantinya para mahasiswa setelah ber-KKNDik mendapat gambaran tentang potret pendidikan, dan nantinya dapat menjadi bekal untuk terjun di masyarakat. Kami tunggu kalian untuk menjadi guru penggerak perubahan”.

“Pada KKNDik ini, kita tempatkan para mahasiswa ke sekolah-sekolah yang belum maju dan membutuhkan pendampingan. Tujuannya supaya para mahasiswa dapat menjadi petarung untuk memajukan pendidikan”, tambah Harun.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Sofyan Anif berpesan, “Saat ini jumlah kebutuhan guru diseluruh indonesia kurang lebih mencapai 3 juta. Saya menaruh harapan besar kepada para lulusan mahasiswa FKIP dapat mengambil peran dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Diharapkan melalui program KKNDik ini dapat menjadi bekal awal kalian sebagai potret dunia pendidikan”.

Hal senada juga disampaika oleh Darno, M.Pd, dan Prof. Chairil anwar yang keduanya sangat mengapresiasi dengan adanya program KKNDik FKIP UMS ini. Diharapakan nantinya para peserta KKNDik dapat memetik pelajaran berharga saat terjun di masyarakat.

“Perkembangan KKNDik di FKIP UMS ini semakin lama semakin baik dan cakupan wilayahnya juga semakin luas. Program ini diharapkan dapat diterapkan ke sejumlah Perguruan tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah”, tambah Prof. Chairil Anwar.

Salam @FKIPCAKAP.

[wzslider autoplay=”true”]

Dalam rangka memenuhi kuota Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan (dengan biaya mandiri), Direktorat Pembelajaran, Ditjen Belmawa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memanggil putera-puteri terbaik bangsa yang berminat, berbakat, dan memiliki panggilan jiwa menjadi guru untuk mengikuti seleksi calon mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2020 untuk 13 bidang studi PPG. Pada PPG Prajabatan tahun 2020 ini Universitas Muhammadiyah Surakarta mendapatkan mandat sebagai penyelenggara PPG Prajabatan dengan program studi sebagai berikut:
1. PGSD
2. Matematika
3. Akuntansi Keuangan

Sistem pendaftaran dilaksanakan serentak pada tanggal 2 – 30 Januari 2020 melalui laman http://pendaftaran.ppg.ristekdikti.go.id.

Persyaratan Calon Peserta:

  1. Lulusan S1/D4 dari program studi terakreditasi minimal B;
  2. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 3,00 (tiga koma nol);
  3. Berusia setinggi-tingginya 34 (tiga puluh empat) tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember 2019;
  4. Program studi S1/D4 linier dengan bidang studi pada program PPG, sesuai dengan Surat Direktur Pembelajaran, Ditjen Belmawa,  Kemenristekdikti Nomor B/1016/B2.2/PB.05/2019 tanggal 24 September 2019 tentang Persetujuan Linieritas Kualifikasi S1/D4 dengan Program Studi PPG dalam Jabatan;
  5. Calon peserta terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI);
  6. Bebas Napza, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari BNN atau yang berwenang (dibawa pada saat lapor diri);
  7. Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah/puskesmas (dibawa pada saat lapor diri);
  8. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepolisian (dibawa pada saat lapor diri);
  9. Melakukan pendaftaran dan mengunggah (up-load) dokumen persyaratan berupa soft copy pada laman http://pendaftaran.ppg.ristekdikti.go.id .

Berkas yang harus dipersiapkan (Semua dalam bentuk Digital):

  • Pas Foto
  • Scan Ijazah
  • Scan Transkrip
  • Scan KTP

Seleksi pendaftaran meliputi:

  • Seleksi Administratif
  • Seleksi Akademik
  • Seleksi Bakat Minat Kepribadian dan Panggilan Jiwa

Adapun jadwal pelaksanaannya adalah sebagai berikut:

No Nama Kegiatan Tanggal
1 Pendaftaran online 2  – 30 Januari 2020
2 Seleksi Administrasi 15 – 31 Januari 2020
3 Pengumuman hasil seleksi administrasi 4 Februari 2020
4 Seleksi Akademik, Bakat, Minat, Kepribadian, dan Panggilan Jiwa 8 – 9 Februari 2020
5 Pengumuman Hasil Seleksi 14 Februari 2020
6 Registrasi online 17 – 18 Februari 2020
7 Lapor diri 20 – 22 Februari 2020
8 Orientasi awal studi 24 – 26 Februari 2020
9 Awal PMB 27 Februari 2020

 Sumber:

  • http://ppg.ristekdikti.go.id

[wzslider autoplay=”true”]

Surakarta, 3 Januari 2020

Kepada Yth
Peserta Tes Seleksi [Terlampir]
di tempat

Assalamualaikum wr. wb.

Ba’da salam sejahtera, Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala mencurahkan rahmat hidayah serta karunia kepada kita semua, Sholawat dan Salam selalu kita panjatkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan pemerataan Pendidikan di Indonesia, PT Best Agro Internasional bekerja sama dengan FKIP UMS untuk melakukan penjaringan para calon guru yang akan ditugaskan sebagai guru penggerak perubahan di sekolah-sekolah lingkungan PT Best Agro International.

Berdasarkan hasil seleksi administrasi yang dilakukan oleh TIM, kami mengundang para peserta terpilih untuk hadir pada:

Hari, Tanggal : Senin, 6 Januari 2020

Pukul              : 09.00 WIB s.d. Selesai.

Tempat           : Ruang Cakap 3 Gedung B Kampus 1 FKIP UMS

Pakaian           : Bebas Sopan dan Rapi

Acara              :

  1. Penjelasan Gambaran Umum Program.
  2. Tes Seleksi Wawancara dengan bagian HRD PT Best Agro.
  3. Pakta Integritas.
  4. Lain-lain.

Nama-nama peserta lolos seleksi administrasi sebagaimana terlampir.

Demikian surat undangan ini kami sampaikan. Atas kerja sama dan kehadirannya kami ucapkan terima kasih. Dimohon para peserta hadir tepat waktu dan tidak terlambat.

Wassalamualaikum wr. wb

*Tambahan: Mohon membawa print out surat lamaran dan cv.

Lampiran:

Surakarta, 20 Desember 2019

Sebagai alumni FKIP sudah seyogyanya telah mempersiapkan diri menjadi calon guru untuk dapat mendidik dan mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana yang telah diamanatkan di UUD 1945. FKIP UMS telah mempersiapkan itu semua melalui program-program yang diperuntukan bagi Mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan seperti program PLP dan KKN Pendidikan.Program-program tersebut diharapkan dapat menjadikan para mahasiswa sebagai pandangan awal tentang tantangan-tantangan apa saja yang dihadapi untuk dapat mamajukan bangsa dalam konteks pendidikan.

Prof. Harun Joko Prayitno (Dekan FKIP UMS) dalam sambutan pembekalan calon wisudawan/wati berpesan,”Guru sebagai garda terdepan dalam memajukan pendidikan memiliki peran sangat vital, oleh karena itu diharapkan lulusan FKIP UMS dapat mengambil peran sebagai inisiator atau penggerak perubahan”.

“Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat cepat perkembangannya, tetapi dengan kemajuan teknologi tersebut, peran dan keberadaan guru tidak dapat digantikan oleh apapun”, tambah Harun.

Salah satu indikator yang dicetuskan oleh bapak Mendikbud adalah kemerdekaan belajar. Maksud dari kemerdekaan belajar tersebut adalah kemudahan dalam mencari sumber-sumber belajar dimanapun dan kapanpun.

Selain itu, diharapkan nantinya lulusan FKIP UMS dapat menjadi guru penggerak perubahan, maksudnya dapat menjadi motor atau penggerak pendidikan. Guru yang dapat mengikuti trend perkembangan jaman dan guru yang tangguh dalam menghadapi tantangan.

Dalam kesempatan yang sama, Kompol Hartono, S.Pd., M.M (Mantan Wakapolres Ngawi Polda Jatim/ Subdit V Ditintelkam Polda Jatim – Alumni Pend. Akuntansi) berpesan kepada calon wisudawan/wati, “Jangan bernah takut untuk berubah, buanglah jauh jauh ketakutan itu karena rasa takut itulah yang akan menjadi penghalang kalian menuju sukses. Dan jangan lupakan ibadah, karena dengan ibadah itulah yang akan mengantarkan kita menuju kesuksesan”.

Kami ucapkan selamat bagi para wisudawan/wati yang telah berhasil menyelesaikan studinya, semoga ilmu yang didapati saat perkuliahan dapat memberi dampak dan manfaat yang positif bagi masyarakat, dan kami tunggu kalian semua dalam memajukan dunia pendidikan. Salam @FKIP CAKAP.

[wzslider autoplay=”true”]

Bangkok, 4 Desember 2019.

Mahasiswa FKIP benar-benar disiapkan menjadi inisiator perubahan pendidikan dalam konteks komunikasi-komputasi global. Oleh sebab itu, untuk merespons program SEAMEO dalam implementasi programnya dalam “Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia (SEA-Teacher), FKIP UMS telah mengirim mahasiswanya berpartisipasi dalam program tersebut dengan kegiatan teaching practice melalui program internship/ PLP2 .

Para mahasiswa ini diseleksi oleh TIM FKIP disamping oleh Universitas destinasi luar negeri. Setelah lolos seleksi mereka menjalani kegiatan teaching practice di sekolah laboratorium universitas destinasi. Di akhir kegiatan mereka dievaluasi oleh berbagai pihak (universitas yg ditunjuk oleh SEAMEO) untuk menjamin objektifitas.

Kriteria penilaian ditentukan oleh panitia SEAMEO antara lain: blog score > 70, submit performance evaluation form dan submit SEA-TeacherProgramme Evaluation. Dari 670 mahasiswa peserta program SEA-Teacher, hanya 249 yang mendapat excellent accomplishment.

Alhamdulillah 4 mahasiswa FKIP UMS mendapat penghargaan ‘excellent accomplishment’ dari SEAMEO. Ke 4 mahasiswa tersebut adalah: Sherly Rachmawati dan Dyah Ayu dari progdi pendidikan bahasa Inggris, Satriya Andika dari progdi pendidikan Matematika dan Indah Susilowati dari progdi PGSD.

Salah satu mahasiswa penerima program tersebut, Satriya mewakili teman-temannya ketika mengkonfirmasi prestasi tersebut, “Sebenarnya tidak menyangka dan berambisi bisa mendapat sertifikat ini, karena memang tidak mudah untuk memperolehnya. Atas izin Allah, kemudian dukungan dari berbagai pihak termasuk ibu. Akhirnya, hal yang terasa impossible menjadi terwujud dalam kenyataan. Terima kasih atas dukungannya kepada berbagai pihak terutama kepada Pengelola Program SEA Teacher FKIP. Sebuah program yang bisa memandirikan dan memandirikan jati diri mahasiswa dalam era komunikasi-komputasi global.

Selamat dan semoga dapat menghantarkan mahasiswa FKIP UMS sebagai guru profesional sejati yang berkepribadian Islami. Salam @FKIP CAKAP.

[wzslider autoplay=”true”]

Surakarta, 3 Desember 2019

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa peserta PLP I tahun 2020, berikut kami sampaikan nama-nama yang sudah mendaftar kegiatan PLP I.

Apabila ada nama yang tidak tercantum silakan hubungi atau datang langsung ke kantor PLP I yang berada di bawah masjid fadhlurrahman.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Daftar peserta PLP I [button link=”https://docs.google.com/spreadsheets/d/e/2PACX-1vTcKPjfiooJjpobMuP8z22LmAvsBobseOJKXFvWe5LAzCsumNGy6a71EtQex7roDTK4hqFRXiKl8GAF/pubhtml?gid=1214700667&amp” icon=”check”]Klik di sini[/button]