Surakarta, 12 Februari 2019

Kerjasama antar lembaga yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir yaitu dengan melalukan pembukaan program studi Bahasa Indonesia,

Dalam isi dari kerja sama tersebut Mata Kuliah Bahasa Indonesia akan dijadikan satu denga mata kuliah pilihan di semua fakultas yang berada di Universitas Al Azhar.  Kerjasama ini melibatkan tiga perguran tinggi di tanah air yakni UMS, UGM (Unversitas Gajah Mada) dan UIN (Universitas Islam Negeri) Malang. Ketiga universitas ini tergabung dalam konsosrsium bersama.

Dr. Sofyan Anif, M.Si (Rektor UMS) mengatakan “Insya Allah mulai September 2019 nanti Mata Kuliah Bahasa Indonesia dijadikan sebagai satu mata kuliah pilihan di semua Fakultas di Al Azhar. UMS bersama UGM dan UIN Malang dipercaya oleh Universitas Al-Azhar untuk membuka Prodi Bahasa Indonesia di Fakultas Bahasa dan Terjemah di Al-Azhar Kairo”

 UMS menjadi satu-satunya universitas swasta yang dipercaya Universitas Al Azhar dalam kerjasama ini. “Ini merupakan bentuk kepercayaan lembaga-lembaga pendidikan di luar negeri terhadap UMS,” tambah Sofyan Anif.

Naskah kerjasama tersebut sudah dibahasa secara kongkrit oleh ketiga universitas tersebut dengan Universitas Al Azhar yang disaksikan Tim dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Kairo. Menindaklanjuti kerjasama tersebut, Dekan Fakultas Bahasa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Prof Thoha Ibrahim Badri berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Senin (11/2/2019).

Delegasi Universitas Kaira itu disambut Rektor UMS, Dr Sofyan Anif Msi bersama perwakilan dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof Dr Chairil Anwar dan ketua program konsorsium UMS, Prof Sangidu.

Dalam kunjungan tersebut dibahas mengenai kerjasama internasional yang ingin dibangun. Sofyan Anif menambahkan UMS memiliki niat dalam mengembangkan Prodi Bahasa Indonesia tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri.

“Niat sejak awal, adanya program tersebut untuk mengembangkan Prodi Bahasa Indonesia tidak hanya di internal kampus Indonesia, tapi juga keluar negeri,” katanya dalam pertemuan yang digelar di ruang rapat BPH Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Rektor juga memaparkan keadaan UMS terkini di mana kampus bernuansa islami ini keberadaannya tidak hanya dikenal di Indonesia saja, namun sudah di seluruh dunia. Selain itu, UMS juga memiliki  mahasiswa yang berasal dari Timur Tengah. Kemudian dari segi perankingan di tingkat global dalam world class ranking, UMS menempati posisi ke 12 se-Asia, serta peringkat 10 di Indonesia.

Dalam kerja sama ini, Prodi Bahasa Indonesia UMS juga akan menawarkan program Exchange Student serta Joint Research bersama Universitas Al-Azhar Kairo. Sehingga dari kerjasama ini selain meningkatkan kualitas mahasiswa di prodi yang bersangkutan, dapat pula meningkatkan kualitas penelitian dalam penelitian dan publikasi ilmiah.

Prof Thoha Ibrahim Badri menyampaikan keinginannya agar hubungan antara Indonesia dengan Mesir menjadi semakin kuat. Di samping itu, beliau juga menyampaikan bahwa Rektor Universitas Al-Azhar sedang merasa kesulitan mencari pengajar untuk Bahasa Indonesia.

“Maka kami berharap ada dosen Indonesia yang mengajar disana, sehingga kami melakukan kerjasama dengan UMS, UGM, dan UIN Malang untuk mengirim dosen-dosen ke Mesir,” katanya seraya menambahkan latar belakang pendirian program studi Bahasa Indonesia di Mesir karena banyaknya masyarakat yang ingin belajar Bahasa Indonesia. Rencananya program konsorsium ini akan dibuka pada September mendatang. 

Sumber: 

Surakarta, 11 Februari 2019.

Sistem Informasi Pelaporan PLP dan KKN Dik (Siapdik) merupakan sebuah sistem yang dirancang sebagai media pelaporan PLP1, PLP 2 (baik regular atau terintegrasi) dan KKN Dik. Tujuan dibuatnya sistem ini adalah melakukan sebuah invoasi untuk mengurangi pelaporan yang masih berbasis hardcopy. Karena pada jaman sekarang, sistem pelaporan yang masih mempertahankan hardcopy akan tertinggal. Untuk itu setiap mahasiswa peserta PLP dan KKNDik diwajibkan melakukan pelaporan pada sistem tersebut.

Berikut panduan penggunaan sitem Siapdik:

Surakarta, 29 Januari 2019

Kegiatan social recharging yang diikuti oleh keluarga besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) berlangsung pada Jumat-Ahad (25-27/01) yang bertempat di Kepulauan Belitung berlangsung dengan kehangatan.

Kegiatan yang bertujuan untuk mengakrabkan antar sesama warga FKIP serta melihat keindahan kekuasaan Allah SWT. Peserta dalam kegiatan ini adalah para keluarga besar FKIP yang terdiri dari Dosen dan Karyawan.

Menurut Siti Hadiyati Nur Hafida, M.Si (Dosen Pend. Geografi), “Acara social recharging ini sangat menarik dan menyenangkan, rasa kekeluargaan dalam acara ini pun sangat terasa dan ditambah lagi dengan pesona alam yang sangat indah. Saya disini termasuk notabe dosen baru pun merasa nyaman berada ditengah-tengah keluarga besar FKIP, disini saya merasa tambah akrab dengan teman-teman dosen antar program studi dan antar karyawan. Semoga acara seperti ini selalu rutin diadakan setiap tahunnya supaya rasa kekeluargaan dapat selalu terjalin dengan erat”.

Selain itu, kegiatan ini pun juga berbarengan dengan program Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) terintegrasi tugas akhir/ skripsi. Tak lupa para pimpinan FKIP yang didampingi oleh Rektor UMS dan Sekretaris Rektor UMS menyempatkan hadir untuk bersilaturahmi dan mengetahui tentang kegiatan apa saja yang direncanakan atau yang sudah berlangsung.

Menurut Prof. Dr. Harun Joko Prayitno (Dekan FKIP), “Alhamdulillah kita (Keluarga besar FKIP – red) dapat diberi kesempatan untuk hadir disini (Belitung – red) untuk menyaksikan langsung keindahan dan keuasaan Allah SWT serta bertepatan juga dengan program KKN Dik terintegrasi Tugas Akhir/ Skripsi, jadi kami sekalian mampir untuk bersilaturahmi. Saya bersyukur dan berharap semoga rasa kekeluargaan ini dapat selalu terjalin tidak hanya acara ini saja, tetapi juga pada saat berkerja juga”.

Salam @FKIP CAKAP.

Belitung, 26 Januari 2019

Sebanyak 11 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) Terintegrasi Tugas Akhir/ Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) telah menjalani kegiatan KKNDik sejak hari Rabu (23/01). Tampak raut wajah ceria terpancar dari masing-masing para mahasiswa dalam menjalani setiap kegiatan.

Saat kunjungan ke lokasi, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno (Dekan FKIP) yang didampingi oleh Dr. Sofyan Anif, M.Si (Rektor UMS), Dr. Anam Sutopo (Sekretaris Rektor), dan para jajaran Dekanat FKIP saat mengunjungi para mahasiswa, beliau mengungkapkan bahwa para mahasiswa saat melakukan KKN Dik tampak senang dalam menjalani setiap kegiatan.

“Di sini (Belitung-red) suasana lingkungan tampak berbeda sekali dengan di Jawa, karakter masyarakatnya pun juga berbeda, kami harus dengan cepat beradaptasi. Masyarakat disini pun juga sangat welcome sekali dengan kami dan kami senang berada disini. Mudah-mudahan dengan disini kami semua dapat berkembang dan dapat menyelesaikan kegiatan KKN Dik ini dengan meninggalkan kesan yang selalu dikenang”, ujar salah satu mahasiswa KKN Dik.

Semoga dengan hadirnya para mahasiswa KKN Dik FKIP UMS di Belitung ini dapat membantu setiap kegiatan masyarakat dan semoga dapat menjadikan para mahasiswa KKNDik untuk dapat lebih mandiri serta membuka wawasan tentang berkehidupan bermasyarakat. Salam @FKIP CAKAP.

[wzslider autoplay=”true”]

Surakarta, 30 Januari 2019

Dibertahukan kepada seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bahwa untuk kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) akan dimulai pada tanggal  4 – 16 Februari 2019. Dimohon untuk setiap DPL memperhatikan jadwal dan sebaran monev yang sudah diploting.

Lampiran:

Surakarta, 29 Januari 2019

Mengacu pada Surat Edaran Nomor 443/FKIP/A.3-II/VI/2014 tentang Penataan dan Penetapan Kurikulum LPTK pada FKIP UMS bahwa berdasarkan Pedoman Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi dan LPTK yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI untuk menyiapkan dan menghasilkan calon pendidik & tenaga kependidikan melalui pendidikan akademik (S1) di lingkungan FKIP UMS perlu dilakukan penataan mata kuliah (MK): Mata Kuliah Umum (MKU), Mata Kuliah Dasar Kependidikan (MKDK), Mata Kuliah Bidang Keahlian (MKBK), Mata Kuliah Keterampilan Proses Pembelajaran (MKKPB), Mata Kuliah Pengembangan Pendidikan (MKPP) baik inti, pilihan, penunjang/ kekhususan terdapat beberapa perubahan. List perubahan kurikulum terlampir. Salam @FKIP CAKAP.

Lampiran:

Surakarta, 24 Januari 2019.

Diberitahukan kepada seluruh civitas akademik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bahwa beberapa waktu dekat ini beredar pesan singkat yang mengatasnamakan Dekan FKIP (Prof. Dr. Harun Joko Prayitno) yang didalamnya berisi Undangan untuk menghadiri Rakornas di Jakarta, itu merupakan penipuan dan dari pihak Dekan tidak pernah mengumumkan acara tersebut.

Dimohon untuk seluruh civitas di FKIP agar tidak mudah percaya atas berita apapun yang mengatasnamakan pimpinan FKIP yang disebar melalui pesan singkat. Segala bentuk informasi resmi untuk seluruh civitas semuanya akan dipublish melalui situs resmi web FKIP. Salam @FKIP CAKAP.

Surakarta, 22 Januari 2019.

Sebanyak 204 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKNDik) mendapat sambutan hangat dari bapak Bupati Karanganyar sebelum diterjunkan ke masing-masing lokasi yang sudah disiapkan. Acara penyambutan yang bertempat di Aula Kantor Dinas Bupati Karangnyar pada Senin (21/02) yang dihadiri oleh beberapa tamu undangan dari perwakilan kedinasan terkait dan beberapa perwakilan dari pihak kecamatan serta desa yang akan dijadikan lokasi ber-KKNDik.

Dalam sambutannya, Prof. Harun Joko Prayitno (Dekan FKIP UMS) berpesan kepada seluruh peserta KKNDik yang bertempat di Kabupaten Karanganyar untuk menjadikan KKNDik ini sebagai proses mendewasakan diri yang akan menjadi bekal kalian dalam berkehidupan bermasyarakat kelak. Selain itu, Prof. Harun juga memohon arahan dan bimbingan dari pihak Kecamatan dan Desa untuk titip dan menjaga para peserta dalam ber KKNDik.

“Dalam ber KKNDik ini saya berpesan pada kalian (peserta KKNDik – red) untuk selalu menjunjung tinggi nilai nilai keislaman dan harus selalu bijak dalam menyikapi setiap perbedaan, karena saat terjun dimasyarakat nanti kalian pasti akan menemukan hal-hal dan tantangan baru yang sebelumnya belum kalian rasakan. Untuk itu pandai-pandailah dalam menyikapinya”, imbuhnya.

Selanjutnya, dalam menyambut para peserta KKNDik, tak jauh beda apa yang telah disampaikan oleh Prof. Harun, Rober Christanto (Wabup Karanganyar yang juga sekaligus alumni dari UMS) menambahkan, “Nanti kalian dalam melaksanakan KKNDik, dibeberapa desa akan melaksanakan agenda pemilihan kepala desa. Untuk itu saya menghimbau agar selalu berhati-hati dalam menyikapi agenda tersebut dan tidak terpengaruh oleh politik praktis”.

“Pesan saya untuk para mahasiswa peserta KKNDik, dimohon untuk selalu menjaga nama baik almamater kalian dan menjunjung tinggi nilai nilai keislaman. Harapan saya, mohon kalian para mahasiswa agar selalu bersungguh sungguh dalam berkuliah karena boleh jadi salah satu dari kalian adalah yang dapat meneruskan perjuangan saya, KKNDik merupakan langkah awal kalian untuk lebih mengenal kehidupan dalam bermasyarakat, untuk itu petiklah hikmah dan pelajaran apapun yang terjadi”, tandasnya.

Salam @FKIP CAKAP.

[wzslider autoplay=”true”]

Surakarta, 19 Januari 2019.

Sebanyak 1.332 mahasiswa peserta program Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) yang terdiri dari seluruh program studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mengikuti upacara pelepasan di Halaman Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Sabtu (19/01) yang dihadiri oleh Ketua LL Dikti, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Rektor UMS, dan Dekan FKIP UMS.

Pada program KKNDik ini terbagi menjadi dua program yaitu KKNDik Reguler dan KKNDik Teringrasi Skripsi. Untuk program KKNDik reguler, sebaran peserta mencakup wilayah Soloraya yang terdiri dari 6 Kabupaten, 12 Kecamatan, dan 144 Desa. Dimana disetiap masing-masing desa tersebut sebelumnya sudah terkoordinir oleh Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) dengan Ketua Desa/ Kelurahan/ Ranting setempat. Selanjutnya untuk program KKNDik Terintegrasi Skripsi ditempatkan di wilayah Belitung Timur. Dimana pada saat KKNDik nanti akan terbagi menjadi dua wilayah yaitu di Kecamatan Gantong, dan Kecamatan Belitung Timur yang pada masing-masing wilayah tersebut sebelumnya sudah dikoordinasikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dengan masing-masing Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PDM) setempat untuk melaksanakan KKNDik.

Dalam sambutannya, Dr. Sofyan Anif, M.Si (Rektor UMS) berpesan kepada seluruh peserta KKNDik untuk menjaga nama baik almamaternya (UMS – red) dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. “Pada saat kalian melakukan KKNDik, maka kalian akan menghadapi sebuah tantangan masyarakat. Untuk itu saya mohon kalian selalu tegar dan memetik hikmah dari semua tantangan tersebut yang nantinya akan menjadi sebuah bekal pengalaman berharga kalian dalam berkehidupan bermasyarakat”, tandasnya.

Selain itu dalam sambutannya, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno (Dekan FKIP) menegaskan untuk program KKNDik ini yang diberdayakan adalah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) nya, tetapi apabila ditempat mahasiswa tidak ada Muhammadiyah nya maka yang diberdayakan adalah kegiatan dan aktivitas masyarakat setempat baik yang bersifat formal maupun informal. Khusus untuk mahasiswa program KKNDik Terintegrasi Skripsi, selain kegiatan masyarakat yang cukup padat, kalian juga diharuskan untuk mengumpulkan bahan-bahan yang nantinya akan dijadikan bahan dalam penulisan Skripsi. Untuk itu dimohon untuk selalu berfikir aktif, progresif, dan tangguh dalam menjalaninya.

“Saya berharap untuk para mahasiswa KKNDik ini dalam menjalaninya dapat berperan aktif dan menjadi roda penggerak kegiatan masyarakat serta menjadi inisiator perubahan. Maksud inisiator perubahan tersebut adalah dapat menjadi pelopor dalam menginisiasi perubahan, seperti: masyarakat muslim yang sebelumnya belum banyak yang bisa membaca Al-Qur’an maka dibentuklah Kelompok Membaca Al-Qur’an, masyarakat yang sebelumnya belum mengenal teknologi maka dilakukan sebuah pelatihan dalam penggunaan teknologi, dan masih banyak lagi”, imbuhnya.

Untuk luaran program KKNDik ini, pimpinan dekanat berharap berupa Artikel Ilmiah yang terpublish ke Jurnal-jurnal ilmiah. Apabila dari peserta KKNDik ini yang luarannya dapat termuat dalam Jurnal Ilmiah Perperingkat Sinta 1 atau Sinta 2 Ristekdikti, maka padanya tidak diharuskan untuk melakukan Ujian Skripsi dan mendapatkan nilai A.

Semoga dengan adanya program KKNDik ini, dapat menjadikan para peserta untuk lebih mandiri, tangguh, dan dapat memetik pelajaran berharga tentang apa saja yang terjadi di masyarakat setempat. Salam @FKIP CAKAP.

[wzslider autoplay=”true”]

Surakarta, 20 Januari 2019

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) yang akan dimulai pada besok Senin (21/01) s.d Sabtu (02/03). Berkaitan dengan teknis penyerahan di masing-masing kecamatan, perlu disampaikan kepada yang bertugas untuk menyerahkan ke Bapak/ Ibu Camat sebagai berikut:

  • Salam hormat dan permohonan maaf dari pimpinan UMS/Rektor dan Dekan FKIP UMS.
  • Permohonan bimbingan kepada adik-adik mahasiswa untuk berlatih mendewasakan dan memandirikan diri serta berlatih berkehidupan bermasyarakat di lingkungan masyarakat setempat.
  • Hakikat KKN-Dik adalah untuk memberdayakan dan mengembangkan masyarakat pendidikan, baik formal sekolah maupun informal di masyarakat dari aspek-aspek pendidikannya, khususnya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan/atau pendidikan secara keseluruhannya.

Selain itu, untuk tugas Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dimohon semuanya disampaikan kepada Kepala Desa/ Ranting/ Masrakat setempat sebagai berikut:

  • Mengantar dan menyerahkan mahasiswa sampai ke tingkat desa/kelurahan/ranting yang ditempati mahasiswa ber-KKN Dik.
  • Menegaskan kembali poin-poin sebagaimana disampaikan oleh perwakilan dalam acara di kecamatan sebagaimana point (1) di atas.
  • Membimbing, melayani, dan memotivasi mahasiswa dalam ber-KKN Dik dan berkehidupan bermasyarakat.
  • Permohonan titip dan bimbingan kepada masyarakat setempat, terutama masyarakat sekitar yg ditinggali mahiswa, Bahwa mahasiswa prinsipnya masih manusia menuju dewasa dan masih dalam proses belajar dengan masyarakat.
  • Tugas DPL dibagi 4 tahap. (1) Saat penyerahan, (2) kunjungan pertama, (3) kunjungan kedua, (4) penarikan (rambu-rambu jadwal ada di Surat Edaran Dekan atau di web fkip.ums.ac.id).

Selanjutnya untuk tugas tim pendamping antara lain:

  • Menyiapkan daftar hadir di kecamatan s.d kelurahan.
  • Menyiapkan Surat Tugas DPL dan Surat Tugas mahasiswa KKNDik.
  • Surat Perizinan KKNDik baik dari Bupati/ Kesbangpol/ Kecamatan s.d Kelurahan disiapkan oleh pendamping atau dapat diunduh di web fkip.ums.ac.id.
  • Menyiapkan berkas administrasi transport baik untuk acara di kecamatan (camat, polsek, danramil, lurah, LPCR, PRM, cabang dinas terkait, dll) dan transport DPL.
  • Menyiapkan dokumen berkas-berkas simbolis ke pak Camat/ Wakil pada saat di kecamatan dan dokumen berkas-berkas ke lurah/ PRM pada saat penyerahan di ranting/ desa setempat yg berisi: tas fkip cakap, kalender UMS 2019, buku pedoman KKN Dik, daftar nama mahasiswa lokasi setempat.

Ket: Bagi DPL yg bertugas mewakili menyerahkan di tingkat kecamatan sekaligus mobilnya digunakan untuk tranport group di kecamatan, ybs uang pengganti bensin sesuai zona sdh disiapkan oleh tim pendamping.

Sebaran Penanggung Jawab Kabupaten KKN Dik:

Kabupaten PJK
Kab. Karanganyar Prof. Dr. Harun Joko P.
Kab. Boyolali Prof. Dr. Sutama
Kab. Wonogiri Dr. Djalal Fuadi
Kab. Sukoharjo Koesoemo Ratih, Ph.D
Kab. Sragen Nurdihayat, M.Pd.
Kab. Klaten Prof. Dr. Sutama & Azhari, SS

Dimohon untuk semua yang bertugas menyerahkan baik PJK, DPL, dan tim pendamping memperhatikan perihal diatas. Semoga kegiatan KKN Dik yang berlangsung besok semuanya dapat berjalan lancar, selamat, sehat, barokah, bermanfaat dan dalam lindungan ridlo Allah SWT. Salam @FKIP CAKAP.